Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Josh Edelson)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Josh Edelson)

Trump Tunda Pengenaan Tarif Otomotif untuk UE dan Jepang

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi jepang uni eropa
18 Mei 2019 21:03
Washington: Administrasi Trump berencana menunda pengenaan tarif impor mobil dan suku cadang mobil hingga enam bulan. Keputusan itu diambil karena AS akan menegosiasikan kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa dan Jepang.
 
Trump mengaku ia telah memberikan perintah kepada Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer untuk mencari perjanjian. Hal itu guna mengatasi ancaman penurunan nilai keamanan nasional dari impor mobil. Trump dapat memilih untuk bergerak maju dengan tarif selama pembicaraan.
 
"Pertahanan dan keunggulan militer Amerika Serikat bergantung pada daya saing industri mobil kami dan penelitian dan pengembangan yang dihasilkan industri," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 18 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses negosiasi akan dipimpin oleh Perwakilan Dagang Amerika Serikat Robert Lighthizer, dan jika kesepakatan tidak tercapai dalam 180 hari, Presiden akan menentukan apakah dan apa tindakan lebih lanjut yang perlu diambil," tambahnya.
 
Gedung Putih harus memutuskan pada Sabtu apakah akan mengenakan tarif pada mobil atau tidak. Awal tahun ini, Departemen Perdagangan AS mengatakan Trump dapat membenarkan langkah itu dengan alasan keamanan nasional. Secara hukum, administrasi dapat mendorong kembali keputusannya hingga enam bulan jika sedang bernegosiasi dengan mitra dagang.
 
Meninggikan tarif mobil mengancam akan membuka bab baru dalam perang dagang global yang dapat menyeret ekonomi AS. Sedangkan Uni Eropa telah menyiapkan daftar barang-barang Amerika untuk ditargetkan dengan tarif jika Trump meneruskan pengenaan tarif untuk mobil.
 
Pembuat mobil dan beberapa anggota parlemen AS menentang tarif potensial. Industri mobil Amerika mengatakan pengenaan tarif itu akan membahayakan pekerjaan dan menaikkan harga bagi konsumen. Keputusan itu diambil setelah AS dan Tiongkok melepaskan tembakan baru dalam perang dagang mereka.
 
Gedung Putih sedang berupaya untuk menyelamatkan kesepakatan dengan Beijing guna mengatasi apa yang disebut oleh AS sebagai pelanggaran perdagangan di tengah konflik yang meluas. Trump juga menggunakan justifikasi keamanan nasional tahun lalu untuk mengenakan tarif impor baja dan aluminium, termasuk logam yang berasal dari sekutu.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif