Uni Eropa Peringatkan Anggaran Prancis
Ilustrasi (DOMINIQUE FAGET/AFP)
Paris: Uni Eropa berharap ekonomi di Benua Biru itu tetap stabil seiring upaya bersama dalam menekan sejumlah risiko yang bisa datang kapan saja dan di mana saja. Pasar Eropa telah tersudut akibat keputusan pengeluaran masa depan anggaran Italia. Namun, Prancis justru juga menantang aturan fiskal Eropa.

Mengutip AFP, Kamis, 25 Oktober 2018, Prancis telah menerima surat peringatan dari lembaga yang bermarkas di Brussels ini pada pekan lalu. Negara dengan ekonomi terbesar kedua Eropa itu diberikan peringatan bahwa pengurangan utang yang direncanakan di 2019 tidak menghormati proposal yang telah disepakati sebelumnya dengan Uni Eropa. Spanyol, Belgia, Portugal, dan Slovenia juga telah diperingatkan oleh Uni Eropa.

Dalam kasus Prancis, rencana anggaran 2019 terlihat defisit strukturalnya (perbedaan antara pengeluaran dan pendapatan, tidak termasuk barang sekali pakai) turun 0,1 persen tahun ini dan 0,3 persen pada 2019. Padahal Paris telah setuju untuk pengurangan tahunan 0,6 persen terkait defisit struktural terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski nada peringatan dari Uni Eropa ke Paris lebih lembut dibandingkan ke Roma, kedua negara mungkin memiliki lebih banyak persamaan daripada perbedaan. Tentu apa yang dilakukan kedua negara diharapkan tidak memberikan efek negatif terhadap perekonomian Eropa, di tengah ketidakpastian yang sedang terjadi.

"Anggaran Prancis 2019 menunjukkan bahwa pemerintah sangat bergantung pada pendapatan yang sangat optimistis untuk mencapai konsolidasi fiskal. Pengeluaran itu berada di luar kendali lagi," kata Kepala Ekonom dan Petugas Investasi Tressis Gestion Daniel Lacalle.

Italia juga dikritik karena ramalan ekonomi yang sangat optimistis dalam rencana anggaran 2019-nya. Dalam kasus Prancis, Lacalle menambahkan postur anggaran tersebut sangat sulit untuk diterima oleh Uni Eropa karena Prancis belum memiliki anggaran yang seimbang sejak 1974.

"Dan telah kehilangan target defisitnya sendiri lebih dari sebelas kali," kata Lacalle.

Data dari lembaga statistik Eropa, Eurostat, menunjukkan sejak mengumpulkan data Prancis pada 1978, Prancis tidak pernah mencatat surplus anggaran. Italia, yang telah menyediakan data sejak 1995, juga tidak pernah menyajikan surplus anggaran.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id