Shinzo Abe (FOTO: AFP)
Shinzo Abe (FOTO: AFP)

Kemenangan Abe Tawarkan Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi di Jepang

Angga Bratadharma • 25 Oktober 2017 15:06
medcom.id, Tokyo: Pemilihan parlemen Jepang memberikan hal yang penting bagi pemilih dan investor luar negeri yakni berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar. Adapun Shinzo Abe memenangkan kontrol Dewan Perwakilan Rakyat untuk masa jabatan empat tahun mendatang.
 
Meskipun Jepang berada di bawah ancaman dari Korea Utara, administrasi Abe lainnya adalah kabar baik karena di bawah kepemimpinannya pertumbuhan ekonomi sedang bersenandung dan pasar saham berada pada level tertinggi 20 tahun. Tapi tersembunyi di balik tirai ekonomi adalah selundupan skandal korporat.
 
Mengutip CNBC, Rabu 25 Oktober 2017, ketika Kobe Steel, produsen baja terbesar ketiga di Jepang, mengumumkan bahwa mereka telah memalsukan data kontrol kualitas pada produknya maka gelombang kejut yang disebarkan melalui rantai pasokan global telah terjadi. Tentu hal seperti itu diharapkan tidak terjadi.


 
Produk baja, aluminium dan tembaga yang digunakan dalam segala hal mulai dari kereta peluru Shinkansen ikon Jepang yang dibuat oleh Hitachi ke mobil Toyota, pesawat Boeing dan bahkan pembangkit tenaga nuklir mungkin telah terpengaruh, sementara jumlah perusahaan mencapai lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 500.
 
Pemalsuan tersebut rupanya dilakukan dengan pengetahuan manajer kontrol kualitas dan berlanjut selama beberapa dekade, menurut sebuah laporan Nikkei yang mengutip sumber anonim. Kobe Steel mengakui bahwa fudging telah terjadi setidaknya selama 10 tahun. Sementara dampaknya tetap tidak jelas.
 
Beberapa regulator membunyikan alarm di mana Badan Keselamatan Penerbangan Eropa merekomendasikan perusahaan untuk menunda membeli produk Kobe Steel saat pihak berwenang Jepang menyelidiki. Departemen Kehakiman AS sekarang meminta unit pembuat baja Amerika menyediakan dokumen yang berkaitan dengan produknya yang dijual ke perusahaan AS.
 
Pada Jumat, Kobe Steel mengatakan salah satu pabrik tembaganya sedang diselidiki karena melanggar standar industri Jepang. Saham Kobe Steel ditutup turun 1,59 persen di Tokyo ditutup pada 868 yen. Saham telah turun 36 persen sejak skandal tersebut pecah.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan