Ekspor Jepang -- FOTO: Reuters/Thomas Peter
Ekspor Jepang -- FOTO: Reuters/Thomas Peter

Ekspor Jepang Melompat Tertinggi Sejak 2013

Annisa ayu artanti • 19 Februari 2015 17:40
medcom.id, Tokyo: Ekspor tahunan Jepang pada Januari melonjak ke level tertinggi sejak akhir 2013. Ditandai dengan melemahnya yen, laporan tersebut memberikan harapan terhadap pentingnya ekspor untuk bangsa.
 
Pemerintah Jepang mengakui ekspor menjadi pondasi sebuah negara dengan meningkatnya pengiriman barang ke luar negeri ini, di mana dapat membantu perekonomian negara. Reuters melansir, Kamis (19/2/2015), data Departemen Keuangan Jepang ekspor mobil ke Amerika Serikat (AS) dan ekspor elektronik ke Asia naik sebesar 17 persen secara tahunan (year on year).
 
Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ), Haruhiko Kuroda, mengatakan bahwa Pemerintah Jepang saat ini akan fokus pada kegiatan output dan ekspor demi membantu pemulihan ekonomi di Negeri Sakura tersebut.

"Lonjakan volume ekspor menunjukkan eksportir Jepang telah mendapat keuntungan besar dikarenakan melemahnya yen sehingga berdampak pada turunnya harga ekspor," ujar Ekonom Norinchukin Research Institute, Takeshi Minami.
 
Akibat pelemahan Yen tersebut, perusahaan Jepang Nissan Motor sedang mencoba menaikkan ekspor mobil mereka untuk mendapatkan keuntungan. Sementara Honda Motor berniat untuk mengirimkan produksinya ke luar negeri sekitar 10-20 persen dari total produksinya.
 
Ekonom sempat memprediksi ekspor Januari akan berada di level 11,9 persen, karena pada Desember sempat menyentuh level 12,8 persen. Adapun volume ekspor Jepang tumbuh 11,2 persen, merupakan yang tercepat sejak Desember 2010.
 
Sementara aktivitas impor turun 9,0 persen karena merosotnya harga minyak sehingga mempersempit defisit perdagangan menjadi 1,18 triliun yen (USD9,94 miliar). Sedangkan ekspor ke AS naik 16,5 persen Januari, yang menyumbang lebih dari setengah pendapatan ekspor Jepang, yang tumbuh 22,7 persen, didorong oleh permintaan kilat sebelum liburan Tahun Baru Imlek.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan