Ilustrasi (AFP PHOTO/MAHMUD HAMS)
Ilustrasi (AFP PHOTO/MAHMUD HAMS)

Aksi Ambil Untung, Emas Berjangka Turun 0,41%

Ekonomi harga emas
12 Juli 2019 07:32
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penurunan itu terjadi karena aksi ambil untung menyusul ekspektasi pemotongan suku bunga bank sentral AS yang mendorong sentimen positif logam kuning tersebut pada sesi sebelumnya.
 
Mengutip Antara, Jumat, 12 Juli 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun sebanyak USD5,80 atau 0,41 persen menjadi USD1.406,70 per ons. Ketika dolar AS melemah, emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
 
Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan kepada komite Kongres bahwa ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global terus membebani aktivitas ekonomi dan prospek Amerika Serikat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan Powell itu dianggap dovish atau sinyal pelonggaran moneter oleh banyak pelaku pasar dan memicu ekspektasi untuk pengurangan suku bunga, yang menyebabkan jatuhnya indeks dolar AS dan mengirim emas berjangka naik tajam.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 8 sen atau 0,53 persen menjadi USD15,146 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober naik sebanyak USD0,90 atau 0,11 persen menjadi USD830,90 per ons.
 
Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 227,88 poin atau 0,85 persen menjadi 27.088,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,84 poin atau 0,23 persen, menjadi 2.999,91 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 6,49 poin atau 0,08 persen, menjadi 8.196,04 poin.
 
Di sisi ekonomi, klaim pengangguran AS pekan lalu turun ke tingkat terendah selama tiga bulan terakhir, menandakan pasar tenaga kerja yang kuat. Departemen Tenaga Kerja mengatakan dalam pekan yang berakhir 6 Juli, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran tercatat 209 ribu atau turun 13 ribu dari tingkat direvisi minggu sebelumnya.
 
"Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat naik 0,1 persen pada Juni, kenaikan yang sama dengan Mei," kata Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
 
Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item meningkat 1,6 persen sebelum penyesuaian musiman. Peningkatan dalam indeks untuk tempat tinggal, pakaian, serta mobil dan truk bekas lebih dari mengimbangi penurunan indeks energi untuk bulan ini.
 
Selama hari kedua kesaksiannya pada Kamis waktu setempat, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral akan selalu melakukan apa yang benar untuk ekonomi AS dan menyerukan Kongres untuk menaikkan batas utang pada waktu yang tepat.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif