Black Friday, hari berbelanja sedunia dimulai -- FOTO: REUTERS/Andrew Nelles
Black Friday, hari berbelanja sedunia dimulai -- FOTO: REUTERS/Andrew Nelles

Black Friday, Hari 'Diskon' Sedunia Dimulai!

Ekonomi belanja
Ade Hapsari Lestarini • 28 November 2014 21:25
medcom.id, New York: Black Friday. Mereka yang doyan berbelanja pasti paham apa itu Black Friday. Hari berbelanja sedunia yang selalu 'dirayakan' sehari setiap tahunnya setelah liburan Thanksgiving pada Kamis.
 
Tradisi ini berawal di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS). Black Friday diklaim menjadi hari berbelanja sedunia. Mendukung hal ini, toko retail pun berlomba-lomba memberikan potongan harga barang-barang bermerek mereka hingga 70 persen!
 
Media Inggris, Express melansir, Jumat (28/11/2014), tradisi ini perlahan berkembang ke Inggris sejak empat tahun lalu. Kala itu, Amazon memulai momentum Black Friday dengan menawarkan diskon di Inggris. Promosi pun kemudian makin merajalela setiap tahunnya. Bahkan beberapa pengecer mulai melirik fenomena tersebut sebagai strategi bisnis mereka.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Black Friday memang selalu rutin dirayakan warga dunia. Karena, di hari bersejarah tersebut berbagai toko memberi diskon besar-besaran. Tak hanya toko di berbagai mal saja, toko-toko yang menampakkan diri di dunia maya pun tak mau ketinggalan menggeber diskon.
 
Menjelang Black Friday, warga rela antre sejak pagi demi memburu barang-barang diskon. Biasanya, mereka membeli barang-barang yang sudah diincarnya demi menjadikannya sebuah kado Natal, atau sekadar dimiliki sendiri.
 
Kegilaan pun selalu membayangi momentum ini. Bukan hanya ratusan orang, namun ribuan warga telah berbondong-bondong membeli gadget terbaru dari merek ternama, demi mendapatkan setengah harga. Kondisi ini menimbulkan persaingan sengit bagi pengecer lainnya yang sudah putus asa untuk mengikuti Black Friday.
 
Pemberian nama Black Friday diberikan oleh Departemen Kepolisian Philadelphia selama periode 1950-an dan 1960-an. Mereka memberi nama tersebut setelah Thanksgiving karena jalan-jalan yang ramai selama penjualan tersebut.
 
Hari ini, Black Friday di Inggris telah dijuluki sebagai hari belanja tahunan tersibuk, di mana dilaporkan para pelanggan saling mendorong dan mendorong satu sama lain untuk mendapatkan penawaran harga terbaik. Lalu, bagaimana dengan di Indonesia?
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif