Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Perdagangan Jasa Diperkuat untuk Kawasan ASEAN

Ekonomi kementerian perdagangan indonesia-asean
Ilham wibowo • 24 April 2019 14:15
Phuket: Para Menteri Ekonomi ASEAN sepakat untuk memperkuat perdagangan jasa antar negara di kawasan Asia Tenggara. Perjanjian perdagangan dilakukan dalam rangkaian pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat ke-25 yang berlangsung di Phuket, Thailand.
 
Kesepakatan dituangkan dalam perjanjian perdagangan jasa ASEAN (ASEAN Trade in Services Agreement/ATISA).Kerja sama ini dilakukan bersamaan dengan penandatanganan protokol keempat amandemen perjanjian investasi komprehensif ASEAN (ASEAN Comprehensive Investment Agreement/ACIA).
 
Perjanjian ini merupakan peningkatan dari kerangka perjanjian jasa ASEAN (ASEAN Framework Agreement on Services/AFAS) yang telah disepakati pada sidang AEM ke-44 di Siem Reap, Kamboja pada 2012 lalu. Komitmen yang diberikan pada perjanjian ATISA merupakan komitmen AFAS paketterakhir, yang terdiri atas AFAS paket ke-10, AFAS Keuangan Paket ke-9, dan AFAS Transportasi UdaraPaket ke-11. Paket tersebut telah ditandatangani oleh para Menteri Ekonomi, Menteri Keuangan, danMenteri Perhubungan ASEAN.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"ATISA akan meningkatkan akses pasar, investasi serta peluang yang lebih luas bagi penyedia jasadalam negeri ke sesama negara anggota ASEAN," ujar Menteri Perdagangan Eanggartiasto Lukita melalui keterangan tertulis, Rabu, 24 April 2019.
 
Enggar menyampaikan adanya perjanjian ini dapat mengatasi hambatan bagi penyedia jasa di ASEAN khususnya Indonesia. Selain itu, dapat pula menciptakan iklim usaha yang stabil dan dapat diprediksi untuk perdagangan jasa dan mempersiapkan integrasi dan liberalisasi sektor jasa di masa depan untuk ASEAN.
 
"Implementasi ATISA akanmendorong transparansi sekaligus berpotensi meningkatkan akses pasar bagi penyedia jasa di ASEAN. Konsumen di sektor jasa mendapatkan keuntungan karena meningkatnya variasi pilihan atas produk-produk jasa yang terliberalisasi dan ditawarkan di ASEAN," ucap Enggar.
 
Pada saat diimplementasikan, ATISA akan menjadi bagian ketiga dan final dari 'troika' Perjanjian ASEAN. Hal ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan integrasi sektor di ASEAN bersamadengan perjanjian perdagangan barang ASEAN (ASEAN Trade in Goods Agreement/ATIGA) dan ACIA.
 
Enggar juga meyakini seluruh perjanjian ini akan berdampak besar bagi Indonesia, setidaknya dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan keterampilan pekerja, dan peningkatan penerimaan negara seiring makin besarnya investasi. Masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir atas masuknya investor asing ke Indonesia dan sudah harus bersiap diri dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.
 
Indonesia, lanjut Mendag, terus memperbaiki indeks persepsi dalam kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EODB). Hal ini dibuktikan dengan peluncuran sistem sistem perijinan satu pintu elektronik (Online Single Submission/OSS) yang beroperasi tahun lalu. Hal ini untuk memudahkan pengurusan izin usaha di Indonesia, yang akan berkontribusi positif ke peningkatan investasi di Indonesia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif