Melansir Xinhua, Jumat, 8 Maret 2019, menurut Kantor Kabinet, ekonomi Jepang bertumbuh pada kuartal keempat 2018 dibandingkan dibandingkan dengan perkiraan awal yang meningkat sebesar 1,4 persen.
Pemerintah mengatakan bahwa peningkatan belanja modal menopang pertumbuhan ekonomi pada periode Oktober-Desember.
Kuartal terakhir ekspansi mengikuti kontrak ekonomi pada periode Juli-September sebagai akibat dari sejumlah bencana alam di Jepang.
Pertumbuhan ekonomi di Jepang, dalam hal produk domestik bruto nyata, setara dengan nilai total barang dan jasa yang diproduksi di sini dan disesuaikan dengan inflasi, yang naik 0,5 persen dari kuartal sebelumnya.
Gubernur bank sentral Jepang atau Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda mengatakan bank sentral akan membahas dan berkomunikasi tentang waktu yang tepat rencana keluar dari kebijakan moneter yang sangat longgar.
Kuroda sebelumnya mengatakan BOJ tidak memiliki strategi keluar khusus sekarang, karena pihaknya akan mengambil waktu yang signifikan dalam mencapai target inflasi 2,0 persen.
Tetapi dia mengatakan keluar dari kebijakan ultra-longgar akan melibatkan kenaikan suku bunga karena kelebihan cadangan lembaga keuangan dengan BoJ, dan langkah-langkah untuk menyusutkan neraca bank sentral.
"Untuk memastikan pasar tetap stabil, penting untuk datang dengan strategi dan panduan pada waktu yang tepat tentang bagaimana untuk melanjutkan keluar," kata Kuroda.
"Ketika waktu yang tepat tiba, kami akan berdebat di pertemuan kebijakan kami tentang strategi keluar dan panduan, serta mengkomunikasikannya dengan tepat."
Kuroda juga menegaskan bahwa BOJ akan dengan sabar mempertahankan program stimulus besar-besaran untuk memastikan inflasi meningkat menuju target 2,0 persen.
"Ekonomi sedang mempertahankan momentum untuk mencapai target harga BOJ," tambah dia.
Pemerintah Jepang menargetkan tingkat inflasi mencapai dua persen sejak 2013. Namun, inflasi Jepang tak pernah mencapai target.
"Inflasinya rendah terus. Hanya 0,7 persen. Padahal dia menargetkan dua persen, tapi enggak pernah tercapai," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo, Puji Atmoko, Jepang, Kamis, 31 Januari 2019.
Secara konsep dan pengertian, inflasi adalah kenaikan tingkat harga secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Keadaan ini terjadi saat nilai uang mengalami penurunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News