Emas. Foto ; AFP.
Emas. Foto ; AFP.

Suku Bunga Bisa Naik Lebih Cepat, Kilau Emas Dunia Meredup

Antara • 15 Desember 2021 07:56
Chicago: Harga emas berbalik merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Hal ini terjadi setelah lonjakan harga-harga produsen AS memicu ekspektasi untuk kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan menjelang pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve.
 
Dikutip dari Antara, Rabu 15 Desember 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, jatuh USD16 atau 0,89 persen menjadi USD1.772 per ons. Emas spot juga merosot 0,9 persen menjadi USD1.771 per ons.
 
Harga-harga produsen AS meningkat lebih tinggi dari yang diperkirakan pada November karena kendala pasokan terus berlanjut, mendukung pandangan inflasi dapat tetap tinggi secara tidak nyaman untuk beberapa waktu.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga produsen AS naik 0,8 persen pada November setelah kenaikan bulanan 0,6 persen pada Oktober 2021. Angka bulanan tertinggi dalam empat bulan. Angka tersebut melebihi perkiraan kenaikan rata-rata 0,5 persen oleh para ekonom.
 
Kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
 
The Fed diperkirakan akan mengumumkan bahwa mereka menghentikan stimulus pembelian obligasi lebih cepat dari yang dikomunikasikan sebelumnya, berpotensi menyiapkan kenaikan suku bunga lebih awal tahun depan. Bank Sentral Eropa, Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral Jepang juga telah menjadwalkan pertemuan minggu ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan