Pfizer. Foto : AFP.
Pfizer. Foto : AFP.

Pfizer Andalkan Penjualan Pil Covid-19

Ekonomi Emiten Saham WHO covid-19 Pfizer
Arif Wicaksono • 04 Mei 2022 11:47
New York: Eksekutif Pfizer mengatakan mereka yakin akan permintaan yang kuat untuk pengobatan antivirus covid-19 perusahaan di tengah pelonggaran aturan pandemi karena pembuat obat besar itu melaporkan raihan pendapatan yang kuat.
 
Raksasa farmasi AS, yang melaporkan lonjakan laba kuartal pertama berdasarkan lonjakan besar pendapatan dari vaksin covid-19, mengatakan pengobatan Paxlovid untuk virus tersebut akan menjadi sarana yang berharga bagi pemerintah untuk membatasi tingkat keparahan wabah karena mereka mengurangi jarak sosial.
 
Chief Executive Pfizer Albert Bourla mengatakan perusahaan melihat tanda-tanda yang sangat kuat dari peningkatan permintaan untuk Paxlovid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Orang-orang bosan dengan booster yang berulang-ulang, jadi sangat penting untuk menemukan vaksin yang bisa menjadi vaksin tahunan," kata Bourla kepada analis melalui panggilan konferensi dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 4 Mei 2022.
 
"Ada tekanan luar biasa di seluruh dunia untuk mendapatkan kembali kehidupan kita," kata Bourla tentang dorongan sosial dan politik untuk melonggarkan aturan pandemi.
 
Produsen obat AS itu melaporkan laba kuartal pertama sebesar USD7,9 miliar, naik 61 persen, berdasarkan lonjakan pendapatan sebesar 77 persen menjadi USD25,7 miliar.
 
Pfizer menurunkan laba yang disesuaikan setahun penuhnya sebesar 10 sen menjadi USD6,25 menjadi USD6,45 per saham, sebagian karena pergerakan mata uang.
 
Tetapi perusahaan mengkonfirmasi perkiraan pendapatan setahun penuh sekitar USD100 miliar, yang merupakan peningkatan sekitar 23 persen pada tingkat 2021. Lebih dari setengah pendapatan diharapkan berasal dari vaksin dan terapi covid-19.
 
Pfizer, yang telah mengirimkan sekitar 3,4 miliar dosis vaksin ke 179 negara, telah memenangkan persetujuan peraturan untuk suntikannya di sebagian besar kelompok usia, tetapi terus mempelajari penggunaannya pada anak-anak di bawah lima tahun.
 
Pada kuartal pertama, Paxlovid memperoleh USD1,5 miliar dalam penjualan global. Tetapi Pfizer mengharapkan penjualan obat pada 2022 sebesar USD22 miliar karena meningkatkan produksi dan distribusi.
 
"Perusahaan mengharapkan untuk memproduksi 120 juta paket pil oral Paxlovid pada 2022, dengan program distribusi ditingkatkan di Amerika Serikat dan pasar lainnya. Perawatan tersebut telah menerima persetujuan darurat atau bersyarat di 40 negara sejauh ini," kata perusahaan itu.
 
Eksekutif Pfizer mengatakan mereka sedang meneliti kasus covid-19, beberapa pasien yang menggunakan Paxlovid telah melaporkan gejala baru. Tetapi pejabat perusahaan mengatakan data sejauh ini menunjukkan bahwa jumlah kasus kecil dan mungkin berkaitan dengan karakteristik pasien yang tidak biasa daripada obat itu sendiri.
 
Organisasi Kesehatan Dunia bulan lalu sangat merekomendasikan pil antivirus Paxlovid untuk pasien dengan bentuk penyakit yang lebih ringan yang masih berisiko tinggi dirawat di rumah sakit.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif