Ilustrasi. Foto: AFP/Adem Altan.
Ilustrasi. Foto: AFP/Adem Altan.

Wow! Harta Miliarder Dunia Justru Cetak Rekor saat Pandemi Covid-19

Media Indonesia.com • 08 Desember 2021 06:11
Jakarta: Pangsa kekayaan global orang-orang terkaya di dunia melonjak, bahkan menciptakan rekor selama pandemi covid-19.
 
Menurut Laporan Ketimpangan Dunia, sejak 1995, bagian yang dipegang oleh para miliarder telah meningkat dari satu persen menjadi tiga persen.
 
"Peningkatan ini diperburuk selama pandemi covid-19. Faktanya, 2020 menandai peningkatan paling tajam dalam catatan kekayaan miliarder global," kata dokumen itu, dilansir Mediaindonesia.com, Rabu, 8 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Klub satu persen orang terkaya telah mengambil lebih dari sepertiga semua kekayaan tambahan yang terkumpul sejak 1995. Sekitar 50 persen kalangan bawah hanya meraih dua persen.
 
"Setelah lebih dari 18 bulan covid-19, dunia bahkan lebih terpolarisasi," kata salah satu Direktur World Inequality Lab di Paris School of Economics, Lucas Chancel, kepada AFP.
 
"Sementara kekayaan miliarder naik lebih dari 3,6 triliun euro (USD4 triliun), 100 juta lebih banyak orang bergabung dengan barisan kemiskinan ekstrem," kata Chancel.
 
Ia mencatat kemiskinan ekstrem turun selama 25 tahun. Pemeringkatan oleh majalah Forbes menunjukkan 10 orang terkaya teratas masing-masing memiliki kekayaan bersih melebihi USD100 miliar.
 
Bos Tesla Elon Musk berada di atas daftar itu dengan kekayaan USD264,5 miliar. Hanya satu dari mereka yang bukan orang Amerika yaitu kepala grup barang mewah LVMH Bernard Arnault. Semuanya -kecuali dua orang- ialah pemimpin industri teknologi yang kekayaannya telah didorong oleh melonjaknya harga saham perusahaan.
 
Laporan setebal 228 halaman, yang kontributornya termasuk ekonom Prancis Thomas Piketty, menyerukan pajak kekayaan progresif sederhana pada multimiliuner global. Ini untuk mendistribusikan kembali kekayaan bersama dengan langkah-langkah untuk mencegah penghindaran pajak.
 
"Mengingat volume besar konsentrasi kekayaan, pajak progresif sederhana dapat menghasilkan pendapatan yang signifikan bagi pemerintah," kata laporan itu.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif