Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida. FOTO: AFP
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida. FOTO: AFP

PM Jepang Diminta Percepat Penyusunan Langkah Stimulus

Angga Bratadharma • 10 November 2021 08:16
Tokyo: Penasihat sektor swasta mendesak Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida untuk memutuskan langkah-langkah stimulus ekonomi dengan cepat, mengingat pandemi covid-19 masih belum berakhir 100 persen. Hal itu melalui paket yang secara luas diperkirakan diumumkan pada 19 November.
 
Pesan tersebut disampaikan pada pertemuan pertama antara Kishida dan panel penasihat ekonomi utama pemerintah, yang 11 anggotanya termasuk perdana menteri, menteri kabinet, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, dan empat perwakilan bisnis sektor swasta dan akademisi.
 
Dewan Kebijakan Ekonomi dan Fiskal (CEFP) bertugas menentukan prinsip-prinsip dasar bagi pemerintah termasuk anggaran, dan menguraikan kebijakan ekonomi tengah tahun dan strategi pertumbuhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menyusul debat hari ini, pemerintah harus menyusun langkah-langkah stimulus ekonomi dengan cepat," kat para penasihat mencatat dalam sebuah proposal, dilansir dari Channel News Asia, Rabu, 10 November 2021.
 
"Kita harus bekerja dengan Bank of Japan dan melakukan debat intensif tentang kebijakan moneter dan harga setiap kuartal serta memverifikasi buah dari bauran kebijakan dari sudut pandang jangka pendek dan menengah," tambahnya.
 
Pada pertemuan tersebut, para penasihat sektor swasta mendesak pemerintah untuk terus maju dengan kampanye kapitalisme baru yang bertujuan mendorong pertumbuhan dan mendistribusikan kembali kekayaan di kalangan masyarakat luas.
 
Sambil menekankan pentingnya meningkatkan aktivitas sosial dengan vaksinasi dan pengujian, para penasihat menekankan perlunya pemerintah untuk menyajikan jadwal untuk suntikan booster covid-19.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif