Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: CNN.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: CNN.

Donald Trump Bilang Deal AS–Iran Bisa Kelar Pekan Depan, Tapi Negosiasi Masih Jalan Terus

Arif Wicaksono • 02 Juni 2026 10:42
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan dengan Iran berpotensi tercapai dalam waktu dekat, bahkan disebut bisa terjadi sepekan ke depan.
 
Baca juga: Donald Trump Kritik Musisi yang Mundur dari Konser HUT AS Ke-250    

Dalam wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan bahwa peluang tercapainya kesepakatan dengan Teheran sedang berada pada tahap yang cukup dinamis.
 
“Saya rasa Anda berbicara soal pekan depan,” ujar Trump ketika ditanya mengenai kemungkinan kesepakatan tersebut.
 
Ia menambahkan bahwa hasil yang mungkin dicapai tidak hanya penting secara diplomatik, tetapi juga bisa memiliki dampak besar secara geopolitik. Bahkan, Trump menyebut potensi kesepakatan itu bisa “lebih baik daripada kemenangan militer.”

Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa proses menuju kesepakatan bukan perkara mudah, mengingat kompleksitas hubungan kedua negara.
 
“Ini bukan hal yang sederhana. Kita berbicara tentang negara besar dengan sejarah panjang permusuhan,” katanya.
 
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut bahwa komunikasi antara Teheran dan Washington masih terus berjalan melalui pertukaran pesan tidak langsung.
Namun, ia menegaskan bahwa belum ada hasil konkret yang bisa dijadikan dasar kesimpulan.
 
“Pembahasan masih berlangsung. Sampai ada hasil yang jelas, semua yang beredar saat ini masih bersifat spekulatif,” ujar Araghchi.

Belum Ada Keputusan Final dari AS

Sebelumnya, Trump disebut telah menerima pengarahan intelijen terkait situasi Iran dan menyatakan akan mengambil keputusan akhir terkait arah kebijakan Amerika Serikat.
 
Meski begitu, laporan media di AS menyebutkan hingga saat ini belum ada kesepakatan final yang benar-benar tercapai antara kedua pihak.
 
Laporan dari The New York Times menyebut pemerintahan Trump juga tengah mempertimbangkan pendekatan baru dengan mengajukan persyaratan yang lebih ketat dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Iran.
 
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi untuk mengakhiri ketegangan yang telah berlangsung lama antara kedua negara, meski detail isi proposal tersebut belum diungkap ke publik.
 
Dengan situasi yang masih berkembang, prospek kesepakatan AS–Iran kini menjadi salah satu isu geopolitik yang paling disorot, dengan pasar dan pengamat internasional menunggu perkembangan lanjutan dalam beberapa hari ke depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan