Singapura: Aktivitas pabrik Singapura semakin meluas selama sembilan bulan berturut-turut sebagaimana dalam data yang dirilis oleh Singapore Institute of Purchasing & Material Management (SIPMM).
Purchasing Managers Index (PMI) membukukan peningkatan 0,3 poin dari bulan sebelumnya untuk membukukan tingkat ekspansi yang lebih cepat di 50,8. Ini adalah level tertinggi yang tercatat sejak Maret 2019 ketika PMI juga membukukan pembacaan 50,8.
Level PMI di atas 50 menunjukkan bahwa ekonomi manufaktur secara umum berkembang, sementara angka di bawah ambang tersebut menunjukkan kontraksi.
"Pembacaan Maret dikaitkan dengan tingkat ekspansi yang lebih tinggi dalam indeks pesanan baru, ekspor baru, inventaris, pekerjaan dan ekspansi yang lebih lambat untuk indeks output pabrik," kata SIPMM, dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 6 April 2021.
Tingkat ekspansi yang lebih tinggi tercatat untuk indeks impor, harga input dan backlog pesanan. Laju ekspansi yang lebih rendah tercatat untuk indeks saham barang jadi. Indeks ketenagakerjaan kembali ke ekspansi marjinal setelah mencatat kontraksi selama 13 bulan berturut-turut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan