The Fed Bahas Dampak Risiko Gelombang Kedua Covid-19. Foto: AFP.
The Fed Bahas Dampak Risiko Gelombang Kedua Covid-19. Foto: AFP.

The Fed Bahas Dampak Risiko Gelombang Kedua Covid-19

Ekonomi The Fed Berita Virus Corona Hari Ini pandemi covid-19
Angga Bratadharma • 02 Juli 2020 11:26
Washington: Federal Reserve Amerika Serikat (AS) membahas dampak gelombang kedua wabah covid-19 dari sisi ekonomi. Pembahasan ini dilakukan ketika sejumlah negara bagian terus membuka kembali aktivitas perekonomian yang sebelumnya dibatasi guna memutus mata rantai penyebaran.
 
"Sejumlah peserta (pejabat the Fed) menilai bahwa ada kemungkinan secara substansial gelombang wabah tambahan, yang dalam beberapa skenario dapat mengakibatkan gangguan ekonomi lebih lanjut dan mungkin berlarut-larut untuk kegiatan ekonomi," kata risalah pertemuan Fed yang diadakan pada 9 dan 10 Juni, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Kondisi itu terjadi setidaknya hingga 2022.Risalah Fed mengungkapkan bank sentral AS memperkirakan suku bunga acuan akan tetap pada level saat ini yakni mendekati angka nol persen. Dalam beberapa skenario yang merugikan, para pejabat Fed mencatat akan lebih banyak penutupan bisnis yang terjadi. Serta para pekerja akan mengalami masa pengangguran yang lebih lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Para peserta berkomentar masih ada ketidakpastian yang luar biasa dan risiko yang cukup besar terhadap prospek ekonomi," kata risalah Fed.
 
Fed menambahkan aktivitas ekonomi mungkin bisa pulih lebih cepat jika wabah yang meluas seperti sekarang ini bisa dihindari atau dikendalikan dengan baik. Risalah menambahkan ekonomi AS membutuhkan dukungan dari kebijakan moneter yang sangat akomodatif untuk beberapa waktu dan kondisi untuk itu harus dijabarkan dengan jelas.
 
"Berbagai peserta mencatat ekonomi kemungkinan akan membutuhkan dukungan dari kebijakan moneter yang sangat akomodatif untuk beberapa waktu. Dan akan penting dalam beberapa bulan mendatang bagi Komite untuk memberikan kejelasan yang lebih besar mengenai kemungkinan jalur tingkat suku bunga acuan dan pembelian aset," kata Fed.
 
The Fed memangkas suku bunga acuan mendekati nol persen pada dua pertemuan yang tidak dijadwalkan pada Maret. Serta mulai membeli sejumlah besar obligasi AS dan sekuritas yang didukung agen hipotek untuk memperbaiki pasar keuangan.
 
"Juga meluncurkan program pinjaman baru untuk menyediakan hingga USD2,3 triliun guna mendukung ekonomi dalam menanggapi wabah," pungkas Fed.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif