Bendera Tiongkok. Foto: AFP.
Bendera Tiongkok. Foto: AFP.

Jaga Kebijakan Nol Covid-19, Pemerintah Tiongkok Dukung Pemotongan Pajak

Ekonomi pajak Tiongkok Rusia-Ukraina pandemi covid-19 corona virus
Arif Wicaksono • 30 April 2022 13:36
Bejing: Media pemerintah Tiongkok mengutip Politbiro, badan pembuat keputusan utama Partai Komunis, mengatakan Tiongkok akan meningkatkan dukungan kebijakan ekonomi makro untuk menstabilkan ekonomi karena wabah Covid-19 domestik dan perang Ukraina meningkatkan risiko,
 
"Tiongkok akan mengadopsi paket kebijakan untuk membantu industri dan perusahaan kecil yang terkena dampak Covid-19," laporan media menambahkan, mengutip pertemuan Politbiro yang diketuai oleh Presiden Xi Jinping dikutip dari Channel News Asia, Sabtu, 30 April 2022.
 
Laporan itu mengatakan krisis Covid-19 dan Ukraina telah menyebabkan peningkatan risiko dan tantangan. Situasi ini menyebabkan kompleksitas, keparahan, dan ketidakpastian lingkungan pembangunan ekonomi Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertumbuhan yang stabil, lapangan kerja dan harga menghadapi tantangan baru. Sangat penting untuk melakukan pekerjaan dengan baik dalam pekerjaan ekonomi dan secara efektif melindungi dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat." jelas Politbiro.
 
Pasar keuangan terpukul keras selama dua minggu terakhir di tengah kekhawatiran bahwa penguncian di Tiongkok akan menyebabkan kerusakan ke ekonomi Tiongkok. Hal ini juga bisa menggagalkan pemulihan global tepat ketika banyak negara pulih dari kemerosotan yang disebabkan oleh pandemi.
 
Namun, Politbiro mengatakan pihak berwenang akan terus menerapkan kebijakan dinamis nol-Covid-19 yang kontroversial untuk mengendalikan wabah sambil meminimalkan dampaknya terhadap perekonomian.
 
"Tiongkok akan berusaha untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam kisaran yang wajar dan mencapai target sosial dan ekonomi untuk 2022," kata Politbiro.
 
Laporan itu menegaskan Tiongkok harus mempercepat implementasi kebijakan, menerapkan potongan pajak, pemotongan pajak dan biaya dan kebijakan lainnya, dan memanfaatkan semua jenis alat kebijakan moneter dengan baik. Hal ini juga akan mendukung perkembangan pasar properti yang sehat, dan memastikan operasi pasar modal yang stabil, dengan tetap menjaga risiko sistemik.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif