Bank Dunia. Foto: dok Cairopost.
Bank Dunia. Foto: dok Cairopost.

Bank Dunia: Asia Selatan Alami Resesi Paling Buruk

Ekonomi Bank Dunia kemiskinan Krisis Ekonomi asia selatan
Antara • 09 Oktober 2020 06:07
New Delhi: Bank Dunia mengatakan bahwa jutaan orang di Asia Selatan terdorong ke jurang kemiskinan ekstrem sebagai dampak dari pandemi covid-19. Seperempat umat manusia yang tinggal di kawasan itu sudah mengalami resesi terburuk sebelum adanya pandemi.
 
Lembaga pemberi pinjaman multilateral itu memperkirakan rekor kontraksi ekonomi sebesar 7,7 persen untuk Asia Selatan tahun ini. Serta mengatakan pekerja di sektor informal adalah kelompok yang paling terpukul. Bank Dunia juga melaporkan bahwa konsumsi swasta tidak mungkin pulih dengan cepat dari dampak itu.
 
"Dampak pada mata pencaharian bahkan akan lebih besar dari perkiraan yang diberikan oleh PDB. Ini menyiratkan bahwa kawasan itu akan mengalami peningkatan tajam dalam tingkat kemiskinan," kata lembaga tersebut dalam laporan dua tahunannya, dikutip dari Antara, Jumat, 9 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


India, ekonomi terbesar di kawasan itu, kemungkinan akan mengalami kontraksi ekonomi sebesar 9,5 persen tahun ini, kata laporan itu.
 
Laporan tersebut memperingatkan bahwa ekonomi Asia Selatan bisa berakhir lebih buruk dari perkiraan karena pandemi terus meningkat. Hal ini membuat investor asing lebih waspada, dan membatasi kemampuan pemerintah untuk meningkatkan pengeluaran.
 
Sehingga pada akhirnya akan lebih membebani sistem perbankan yang sudah sangat terbebani dengan pinjaman buruk.
 
Dengan 6,84 juta orang terinfeksi, termasuk 105 ribu meninggal, beban kasus covid-19 di India adalah yang kedua terberat setelah Amerika Serikat, meskipun negara itu berada di bawah penguncian ketat pada fase awal pandemi pada Maret.
 
SementaraPakistan dan Bangladesh masing-masing melaporkan lebih dari 317 ribu kasus, sementara negara-negara lain di kawasan ini memiliki total lebih dari 149 ribu kasus.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif