Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Reli Pelemahan Berlanjut, Bursa Saham Inggris Jatuh 0,65%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 13 Januari 2021 09:16
London: Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London jatuh 0,65 persen atau 44,37 poin menjadi 6.754,11.
 
Mengutip Antara, Rabu, 13 Januari 2021, indeks FTSE 100 terpangkas 1,09 persen atau 74,78 poin menjadi 6.798,48 poin pada Senin, 11 Januari. Sebelumnya menguat 0,24 persen atau 16,30 poin menjadi 6.873,26 poin pada Jumat, 8 Januari. Serta bertambah 0,22 persen atau 15,10 poin menjadi 6.856,96 poin pada Kamis, 7 Januari.
 
Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, mengalami kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya terpuruk 4,16 persen. Diikuti saham perusahaan pelaporan kredit konsumen multinasional Experian yang anjlok 3,67 persen, dan perusahaan farmasi multinasional Hikma Pharmaceuticals turun 3,58 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, melonjak 3,30 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan.
 
Disusul oleh saham perusahaan bahan kimia khusus dan teknologi berkelanjutan Inggris Johnson Matthey yang meningkat 3,25 persen, serta kelompok perusahaan operator perhotelan multinasional InterContinental Hotels Group menguat 2,89 persen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), didukung oleh keuntungan yang solid di sektor energi. Sedangkan para investor terus mencermati perkembangan kasus lonjakan covid-19 yang terus bertambah dan program vaksinasi.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebanyak 60,00 poin atau 0,19 persen menjadi 31.068,69. Sedangkan S&P 500 naik 1,58 poin atau 0,04 persen menjadi 3.801,19. Kemudian indeks Komposit Nasdaq melonjak sebanyak 36,00 poin atau 0,28 persen menjadi 13.072,43.
 
Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area hijau dengan sektor energi menguat sebanyak 3,5 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor layanan komunikasi tergelincir sebanyak 1,5 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram. Pada Senin waktu setempat, rata-rata indeks utama saham Wall Street turun karena ketidakpastian politik membayangi pasar.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif