Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Wall Street Cerah, Saham Induk Facebook Melejit 17,6%

Ekonomi Facebook Wall Street Wall Street Merekah Nasdaq
Antara • 29 April 2022 06:03
New York: Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB). Indeks Nasdaq melonjak lebih dari tiga persen, setelah laporan kuartalan yang kuat dari Meta Platform mengangkat saham teknologi dan pertumbuhan yang terpukul serta mengimbangi kekhawatiran tentang kontraksi ekonomi AS pada kuartal pertama.
 
Mengutip Antara, Jumat, 29 April 2022, indeks Dow Jones Industrial Average melambung 614,46 poin atau 1,85 persen, menjadi menetap di 33.916,39 poin. Indeks S&P 500 bertambah 103,54 poin atau 2,47 persen, menjadi berakhir di 4.287,50 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 382,60 poin atau 3,06 persen, menjadi ditutup pada 12.871,53 poin.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor layanan teknologi dan komunikasi masing-masing melonjak 4,04 persen dan 3,89 persen, memimpin kenaikan. Saham Meta Platform, induk Facebook melejit 17,6 persen setelah jejaring sosial itu melaporkan laba yang lebih besar dari perkiraan dan pulih dari penurunan pengguna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham Qualcomm melonjak 9,7 persen, setelah pembuat cip itu memperkirakan pendapatan kuartal ketiga di atas ekspektasi analis. Saham raksasa teknologi AS lainnya, seperti Apple, Amazon, Netflix, dan induk Google, Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi.
 
Apple Inc perusahaan paling berharga di dunia, dan raksasa e-commerce Amazon.com Inc keduanya menguat lebih dari 4,0 persen menjelang laporan keuangan triwulanan mereka di kemudian hari.

Amazon jatuh

Dalam perdagangan yang diperpanjang, Amazon jatuh sekitar 10 persen setelah perusahaan memperkirakan penjualan kuartal saat ini di bawah perkiraan Wall Street. Sementara itu, Caterpillar Inc turun 0,7 persen setelah memperingatkan bahwa margin keuntungan pada kuartal saat ini kemungkinan akan tertekan dari melonjaknya biaya-biaya.
 
Di antara penggerak lainnya, Amgen Inc jatuh 4,3 persen, setelah pembuat obat itu mengatakan bahwa Layanan Pendapatan Internal AS (IRS) -lembaga pemerintah federal yang mengumpulkan pajak- mencari pajak balik tambahan sebesar USD5,1 miliar.
 
Investor telah membuang saham-saham pertumbuhan tinggi selama berminggu-minggu, karena kekhawatiran tentang inflasi, kenaikan suku bunga dan potensi perlambatan ekonomi. Bahkan dengan kenaikan kuat pada Kamis, Nasdaq yang berbasis teknologi turun hampir 10 persen pada April, berada di jalur penurunan satu bulan terdalam sejak Maret 2020.
 
"Ketika suku bunga, jalur inflasi, dan apa yang akan dilakukan The Fed sangat fluktuatif, itu berarti perkiraan harga setiap aset lain jauh lebih sulit," kata Kepala Strategi Portofolio Horizon Investments Zach Hill, di Charlotte, North Carolina.
 
"Kami telah melakukan banyak data perolehan selama beberapa hari dan minggu terakhir dan pada umumnya, di luar beberapa kasus tertentu, fundamental yang mendasari perusahaan Amerika relatif kuat," pungkas Hill.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif