Menurutnya, dunia tengah memasuki fase baru yang akan mengubah cara negara-negara berkembang, berbisnis, hingga membangun kekuatan ekonomi.
"Dunia tidak sedang mengalami siklus biasa. Yang terjadi adalah pergeseran paradigma pembangunan global itu sendiri," kata Putin dalam pidatonya dalam plenary session SPIEF 2026, yang dikutip kembali pada Senin, 18 Juni 2026.
Dunia lama mulai kehilangan pengaruh
Putin menilai sistem ekonomi global yang selama ini didominasi sejumlah negara maju dan institusi barat mulai kehilangan relevansinya.Menurut dia, berbagai instrumen yang dulu dianggap netral seperti sistem keuangan, teknologi, logistik, hingga akses informasi kini semakin sering digunakan sebagai alat tekanan politik.
Negara-negara tersebut membangun sistem pembayaran sendiri, mengembangkan teknologi domestik, hingga membuka jalur perdagangan baru yang tidak lagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi tradisional.
Fenomena ini, menurut Putin, menjadi tanda bahwa dunia sedang bergerak menuju tatanan baru yang lebih terdesentralisasi.
| Baca juga: BRICS Salip G7, Putin Ungkap Perubahan Besar Peta Ekonomi Dunia |
Era multipolar bukan lagi prediksi
Salah satu pesan paling kuat dalam pidato Putin adalah keyakinannya bahwa era dunia multipolar sudah dimulai.Ia menyebut model dunia yang sebelumnya bersifat vertikal dan hierarkis perlahan berubah menjadi sistem yang lebih kompleks dengan banyak pusat pertumbuhan ekonomi.
"Akar dari gejolak dunia saat ini terletak pada transisinya dari model vertikal dan hierarkis yang melayani kepentingan negara-negara individual, dan hanya sebagian kecil dari mereka, menuju model yang lebih kompleks, terdistribusi, dan multipolar," ujarnya.
Dalam pandangan Putin, kekuatan ekonomi dunia kini tidak lagi hanya berada di Amerika Serikat, Eropa Barat, atau Jepang.
Pusat-pusat pertumbuhan baru mulai muncul di kawasan Global South, mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin.
Pertumbuhan populasi, berkembangnya kelas menengah, pembangunan infrastruktur, serta meningkatnya kemampuan teknologi dan industri menjadi faktor utama yang mendorong perubahan tersebut.
Negara berkembang jadi motor pertumbuhan baru
Putin juga menilai negara-negara berkembang kini memiliki peran yang semakin besar dalam menentukan arah ekonomi global.Dulu, banyak negara hanya menjadi pasar atau pemasok bahan baku bagi ekonomi maju. Kini, negara-negara tersebut mulai membangun industri sendiri, menciptakan teknologi, mengembangkan merek lokal, hingga memperkuat pasar domestik.
Menurutnya, dunia akan menjadi lebih adil ketika peluang ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di beberapa negara saja, melainkan tersebar ke lebih banyak wilayah.
Karena itu, ia meyakini bahwa dalam beberapa tahun ke depan, pengaruh negara-negara Global South akan terus meningkat, baik dalam perdagangan, investasi, maupun inovasi teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News