Mengutip Xinhua, Kamis, 27 Mei 2021, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2193 dari USD1,2253 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,4124 dari USD1,4148 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7745 dibandingkan dengan USD0,7754.
Sedangkan dolar AS dibeli 109,12 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 108,71 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian dolar AS naik menjadi 0,8976 franc Swiss dibandingkan dengan 0,8951 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2112 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2060 dolar Kanada.
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), didukung oleh keuntungan yang solid di sektor energi. Mulai membaiknya perekonomian AS sejalan dengan gencarnya program vaksinasi covid-19 sedikit banyak memberi efek positif terhadap gerak Wall Street
Indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebanyak 10,59 poin atau 0,03 persen menjadi 34.323,05. Sedangkan indeks S&P 500 melesat 7,86 poin atau 0,19 persen menjadi 4.195,99. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 80,82 poin atau 0,59 persen menjadi 13.738,00.
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan kebijakan konsumen masing-masing naik 0,93 persen dan 0,9 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor perawatan kesehatan tergelincir 0,56 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
Saham yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi, seperti maskapai penerbangan dan jalur pelayaran, terpantau naik. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News