Sennheiser Group melaporkan pendapatan sebesar €463,1 juta pada 2025.
Sennheiser Group melaporkan pendapatan sebesar €463,1 juta pada 2025.

Sennheiser Group Raih Penurunan Pendapatan di 2025

Arif Wicaksono • 07 Juli 2026 15:20

Jakarta: Sennheiser Group melaporkan pendapatan sebesar €463,1 juta pada 2025. Secara keseluruhan, Sennheiser Group mencatat penurunan pendapatan yang moderat sebesar 5,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
Di tengah kondisi yang ditandai oleh volatilitas ekonomi global yang berkelanjutan, penurunan permintaan, dan persaingan yang semakin ketat, perusahaan keluarga independen ini terus menjalankan berbagai inisiatif strategis utama serta mempertahankan investasi jangka panjangnya dalam penelitian dan pengembangan.
 
“Tahun 2025 kembali menjadi tahun yang penuh tantangan, baik dari perspektif ekonomi maupun geopolitik,” ujar Andreas Sennheiser, CEO Sennheiser Group.

 “Sejak awal, kami memahami bahwa dinamika yang terjadi di pasar kami bukanlah fenomena sementara.” tambah dia. 
 
Daniel Sennheiser, yang menjabat sebagai Chairman of the Board of Directors Sennheiser Group sejak 1 Januari 2026, menambahkan hal ini menjadikan kemampuan untuk tetap responsif, terus mendorong berbagai proyek strategis utama, serta menjaga kedekatan dengan pelanggan menjadi semakin penting bagi kami. 
 
“Kami dapat mewujudkannya berkat arah strategi yang jelas dan komitmen tim kami di seluruh dunia yang sekaligus menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan di masa depan.” tegas dia. 

 

Perkembangan Pendapatan Berdasarkan Wilayah

Wilayah EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika) kembali menjadi pasar terbesar berdasarkan pendapatan, dengan kontribusi sebesar €215,8 juta. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,0 persen. 

Pasar domestik Jerman mencatat penurunan sebesar 11,8 persen, yang terutama disebabkan oleh melemahnya permintaan akibat kondisi ekonomi secara keseluruhan yang masih lesu. 

Di wilayah AMERICAS, pendapatan menurun 5,2 persen menjadi €142,6 juta. Sikap belanja yang lebih hati-hati di pasar Amerika Serikat terutama dipengaruhi oleh kondisi politik dan ketidakpastian ekonomi. 
 
Dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap total pendapatan, wilayah ini tetap menjadi pasar strategis utama bagi Sennheiser Group. 
 
Sementara itu, wilayah APAC mencatat pendapatan sebesar €104,7 juta, turun 4,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. India kembali menunjukkan kinerja yang positif dan terus membuktikan posisinya sebagai salah satu pasar pertumbuhan yang penting di kawasan tersebut.
 
“Kinerja masing-masing wilayah pada tahun fiskal 2025 mencerminkan kondisi ekonomi global yang masih penuh volatilitas. Kehadiran internasional kami memungkinkan kami memahami dinamika setiap pasar secara lebih mendalam. Melalui tim lokal yang kami miliki, kami dapat memahami kebutuhan pelanggan di setiap wilayah dan meresponsnya secara tepat sasaran.” ujar Daniel. 
 
Andreas Sennheiser menambahkan di wilayah AMERICAS peluang pertumbuhan yang signifikan meskipun dihadapkan pada tekanan persaingan yang tinggi, khususnya di segmen broadcast dan immersive audio. 
 
“Sementara itu, di APAC, India menunjukkan potensi besar yang muncul seiring dengan semakin luasnya adopsi teknologi di lingkungan universitas, institusi publik, dan sektor korporasi.” tegas dia.
 
Sennheiser Group memperkirakan kondisi yang penuh volatilitas akan terus berlanjut pada tahun fiskal berjalan.  “Kami tidak memperkirakan bahwa lingkungan ekonomi dan geopolitik akan menjadi lebih mudah dalam jangka pendek,” ujar Daniel Sennheiser
 
“Sebagai perusahaan keluarga independen, kami dapat mengambil keputusan dengan perspektif jangka panjang sehingga dapat memperkuat keberlanjutan dan daya tahan perusahaan di masa depan.”tegas dia.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan