Ilustrasi. FOTO: FREDERIC J. BROWN/AFP
Ilustrasi. FOTO: FREDERIC J. BROWN/AFP

Rusia-Kazakhstan Diizinkan Naikkan Produksi Minyak di Februari-Maret

Ekonomi Minyak Mentah OPEC
Angga Bratadharma • 07 Januari 2021 08:14
Moskow: Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak atau Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan sekutu sepakat mengizinkan Rusia dan Kazakhstan untuk sedikit meningkatkan produksi minyak dalam dua bulan ke depan. Upaya ini dalam rangka menjaga stabilitas pasar minyak dunia.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 7 Januari 2021, sesuai dengan kesepakatan yang diterbitkan oleh OPEC, Rusia akan meningkatkan produksinya sebesar 65 ribu barel per hari (bpd). Angka ini naik dari level Januari menjadi 9,184 juta barel per hari pada Februari dan 65 ribu barel per hari menjadi 9,249 juta barel per hari pada Maret.
 
Kazakhstan akan meningkatkan produksinya sebesar 10 ribu barel per hari menjadi 1,427 juta barel per hari pada Februari dan 10 ribu barel per hari menjadi 1,437 juta barel per hari pada Maret. Semua anggota yang tersisa dalam mekanisme OPEC+ akan mempertahankan hasil produksi mereka tidak berubah mulai Januari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, OPEC melihat ada banyak risiko penurunan untuk pasar minyak pada paruh pertama 2021. "Di tengah tanda-tanda harapan, prospek paruh pertama 2021 sangat beragam dan masih banyak risiko penurunan yang harus dihadapi," kata Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo.
 
Pada Desember 2020, OPEC+ memutuskan untuk meningkatkan produksi sebesar 500 ribu barel per hari (bph) mulai Januari 2021 sebagai bagian dari kenaikan bertahap dua juta barel per hari di tahun ini. Akan tetapi beberapa anggota mempertanyakan perlunya peningkatan lebih lanjut karena penyebaran infeksi virus korona terus terjadi.
 
"Mengingat fundamental melemah, akan lebih bijaksana bagi OPEC+ untuk mempertahankan produksi tetap stabil dan ada preferensi di antara beberapa produsen terbesar untuk menahan produksi tetap datar," kata Amrita Sen, salah satu pendiri think-tank Energy Aspects.
 
Pemimpin OPEC Arab Saudi telah menyarankan pendekatan yang lebih hati-hati selama pertemuan sebelumnya. Sementara anggota OPEC Uni Emirat Arab dan non-OPEC Rusia mengatakan mereka lebih memilih peningkatan yang lebih cepat.
 
"Pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi tetap berlaku di sejumlah negara, dan ada kekhawatiran tentang munculnya jenis baru virus yang merusak," pungkas Barkindo.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif