Presiden ECB Christine Lagarde. FOTO: AFP/Stefan Rousseau
Presiden ECB Christine Lagarde. FOTO: AFP/Stefan Rousseau

Di Tengah Pandemi Covid-19

Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga Acuan

Ekonomi bank central eropa ekonomi eropa
Angga Bratadharma • 02 Mei 2020 14:02
Brussels: Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan. Meski suku bunga acuan tidak berubah, namun ECB siap untuk meningkatkan program stimulus di tengah pandemi covid-19 jika diperlukan, mengingat zona euro menghadapi krisis ekonomi yang cukup dalam.
 
Selain itu, bank sentral Eropa sudah mengumumkan untuk meringankan persyaratan pinjaman untuk bank. Keputusan itu datang pada hari yang sama bahwa data mengungkapkan ekonomi wilayah beranggotakan 19 negara itu mengalami kontraksi 3,8 persen pada kuartal pertama -pembacaan terendah sejak pencatatan dimulai pada 1995.
 
Kondisi itu terjadi ketika pandemi covid-19 menghantam aktivitas bisnis di wilayah tersebut dengan keras. "Wilayah euro menghadapi kontraksi ekonomi yang besarnya dan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya di masa damai," kata Presiden ECB Christine Lagarde, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 2 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan bank sentral Eropa memperkirakan kontraksi Produk Domestik Bruto (PDB) antara lima persen dan 12 persen di tahun ini. Adapun ECB menggelar paket stimulus besar-besaran untuk mengurangi beberapa guncangan ekonomi. Pada Maret, ECB mengumumkan paket 750 miliar euro (USD813 miliar).
 
Paket itu dikenal sebagai Program Pembelian Darurat Pandemi (PEPP). Paket itu memulai dengan pembelian tambahan obligasi pemerintah. Data yang dirilis awal bulan ini menunjukkan bank sentral Eropa terus membeli obligasi pemerintah pada laju kecepatan dengan program tersebut akan mencapai batasnya pada Oktober.
 
"Pembelian ini akan terus dilakukan dengan cara yang fleksibel dari waktu ke waktu, lintas kelas aset, dan di antara yurisdiksi," kata Lagarde. ECB menambahkan Dewan Pemerintahan sepenuhnya siap untuk meningkatkan ukuran PEPP dan menyesuaikan komposisinya, sebanyak yang diperlukan dan selama diperlukan.
 
Di sisi lain, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) sepakat untuk mempererat kerja sama dengan blok keuangan regional untuk menangkal dampak covid-19 terhadap ekonomi global.
 
Kesimpulan itu menjadi salah satu hasil pertemuan virtual Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dengan sejumlah pimpinan blok keuangan global, seperti Arab Monetary Fund, ASEAN+3, dan G-20.
 
"IMF dan Lembaga Finansial Regional sepakat bersatu untuk menghadapi tantangan global saat ini berkaitan dengan pandemi covid-19 dan memberikan simpati kami terhadap semua yang terkena efeknya," kata Georgieva.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif