Presiden Rusia Vladimir Putin. FOTO: AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin. FOTO: AFP

Putin: Hubungan Dagang dengan Tiongkok dan India Terus Meningkat

Angga Bratadharma • 25 Juni 2022 18:04
Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyerukan untuk meningkatkan hubungan antara BRICS yang merupakan blok lima negara berkembang yang mencakup Tiongkok dan India. Hal itu sebagai upaya transparan untuk mengakhiri isolasi internasionalnya setelah perang Ukraina.
 
Para pemimpin Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan mengadakan pertemuan tahunan ke-14 kelompok mereka. Sedangkan Putin mengecam sanksi internasional yang dijatuhkan terhadap negaranya dan menyebutnya bermotivasi politik. Dalam pidato utamanya, Presiden Tiongkok Xi Jinping menggemakan sentimen itu, menyerang penggunaan sanksi.
 
"Mempolitisasi ekonomi global dan mengubahnya menjadi alat atau senjata, dan sengaja menjatuhkan sanksi dengan menggunakan posisi utama seseorang dalam sistem keuangan dan moneter internasional hanya akan berakhir dengan merugikan kepentingannya sendiri serta orang lain," kata Xi Jinping, dilansir dari CNBC International, Sabtu, 25 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan menimbulkan penderitaan bagi orang lain. Semuanya," tambah Xi.
 
Namun, dia tidak menyebut nama AS dalam sambutannya. Sedangkan Putin mengklaim bahwa ekonomi BRICS sedang mencari cara untuk menciptakan mata uang cadangan internasional menggunakan sekeranjang mata uang mereka sendiri.
 
"Sistem Pesan Keuangan Rusia terbuka untuk koneksi dengan bank-bank di negara-negara BRICS. Sistem pembayaran MIR Rusia memperluas kehadirannya. Kami sedang menjajaki kemungkinan menciptakan mata uang cadangan internasional berdasarkan sekeranjang mata uang BRICS," kata Putin.
 
Pernyataan Putin datang setelah Rusia terputus dari sistem pesan antarbank SWIFT sebagai bagian dari sanksi. Putin mencatat total cadangan internasional negara-negara BRICS tahun ini berjumlah sekitar 35 persen dari cadangan dunia. Dia menambahkan perdagangan antara Federasi Rusia dan negara-negara BRICS meningkat 38 persen dalam tiga bulan pertama 2022.
 
Selain itu, Putin mengatakan, ada juga rencana untuk berkoordinasi dengan mengembangkan infrastruktur transportasi, membangun kembali rute logistik, dan membuat rantai produksi baru. Ia mengungkapkan ada diskusi yang sedang berlangsung tentang pembukaan toko rantai India di Rusia dan meningkatkan pangsa mobil Tiongkok dan kendaraan lain di pasar Rusia.
 
"Kehadiran Rusia di negara-negara BRICS semakin meningkat. Ada peningkatan nyata dalam ekspor minyak Rusia ke Tiongkok dan India. Kerja sama pertanian berkembang secara dinamis,” pungkas Putin.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif