FIlipina. Foto: AFP.
FIlipina. Foto: AFP.

Bank Sentral Filipina Bisa Hentikan Kenaikan Suku Bunga di Kuartal I-2023

Arif Wicaksono • 29 November 2022 21:39
Manila: Bank sentral Filipina dapat menghentikan kenaikan suku bunga pada kuartal pertama tahun depan jika tidak ada kejutan besar.
 
Bank  Sentral Filipina telah menaikkan suku bunga enam kali tahun ini menjadi 5 persen untuk mengekang inflasi, mendekati level tertinggi 14 tahun, dan mendukung mata uang peso yang telah jatuh tajam terhadap dolar, karena pengetatan moneter AS yang agresif.
 
baca juga: Pengetatan Kejutan di Ekonomi Asia Tingkatkan Tekanan ke Bank Sentral

Gubernur Bank Sentral Filipina Felipe Medalla mengatakan skenario kasus dasarnya adalah bahwa The Fed akan menghentikan pengetatan kebijakan pada kuartal pertama 2023, mengurangi tekanan pada BSP agar sesuai dengan tindakan kebijakannya.
 
"Mungkin kuartal pertama (kenaikan suku bunga), tergantung perkembangan." kata dia dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 29 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


The Fed telah menaikkan biaya pinjaman lebih cepat tahun ini dari kapan pun sejak awal 1980-an, menggunakan lompatan 75 basis poin pada masing-masing dari empat pertemuan terakhir untuk membawa tingkat kebijakan ke kisaran 3,75 hingga 4 persen saat ini.
 
Pembuat kebijakan Fed telah mengisyaratkan akan bergerak lebih lambat mulai pertemuan mereka bulan depan, bahkan beberapa termasuk Ketua Fed Jerome Powell telah mengisyaratkan suku bunga pada akhirnya mungkin perlu naik lebih tinggi.
 
Medalla mengatakan bank sentral memiliki ruang untuk menanggapi setiap langkah Fed baik sepenuhnya atau sebagian tergantung pada data. Bank sentral, yang bertemu setiap enam minggu, akan bertemu untuk terakhir kalinya tahun ini pada 15 Desember 2022.
 
 Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif