Perang Timur Tengah. Foto: Anadolu Agency.
Perang Timur Tengah. Foto: Anadolu Agency.

Lembaga Global Waspadai Dampak Perang Timur Tengah, Ekonomi Dunia Terancam

Arif Wicaksono • 14 April 2026 15:26
Ringkasnya gini..
  • Sejumlah lembaga keuangan dan energi global memperingatkan dampak serius dari perang timur tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
  • Dalam pernyataan bersama, ketiga lembaga menilai dampak perang sangat luas dan tidak merata. Negara-negara pengimpor energi, khususnya yang berpenghasilan rendah, disebut menjadi pihak paling terdampak.
New York: Sejumlah lembaga keuangan dan energi global memperingatkan dampak serius dari perang timur tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dampaknya dinilai tidak hanya bersifat regional, tetapi telah merambat ke perekonomian global.
 
Pimpinan International Energy Agency (IEA), International Monetary Fund (IMF), dan World Bank Group menyampaikan kekhawatiran tersebut dalam pertemuan koordinasi yang digelar pada Senin, 13 April 2026.
 
Baca juga:  Dunia Kena Imbas! IMF Sebut Konflik Timur Tengah Ganggu Ekonomi Global                                                                     

Pertemuan ini merupakan bagian dari kelompok kerja yang dibentuk sejak 1 April untuk
merespons dampak energi dan ekonomi akibat konflik di Timur Tengah.
 
Dalam pernyataan bersama, ketiga lembaga menilai dampak perang sangat luas dan tidak merata. Negara-negara pengimpor energi, khususnya yang berpenghasilan rendah, disebut menjadi pihak paling terdampak.

“Guncangan ini telah mendorong kenaikan harga minyak, gas, dan pupuk, serta memicu kekhawatiran terhadap ketahanan pangan dan hilangnya lapangan kerja,” demikian pernyataan tersebut.
 
Meski arus pengiriman melalui Selat Hormuz mulai kembali normal, pemulihan pasokan global diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu cepat. Kerusakan infrastruktur akibat konflik membuat harga energi dan pupuk diproyeksikan tetap tinggi dalam jangka panjang.
 
Gangguan pasokan juga berpotensi memicu kelangkaan bahan baku penting yang berdampak ke berbagai sektor, mulai dari energi hingga industri manufaktur. Tak hanya itu, konflik juga memicu gelombang pengungsian, menekan pasar tenaga kerja, serta memperlambat aktivitas perjalanan dan sektor pariwisata.
 
IEA, IMF, dan Bank Dunia menyatakan tengah memperkuat koordinasi, termasuk memberikan rekomendasi kebijakan yang disesuaikan untuk masing-masing negara. IMF dan Bank Dunia juga membuka peluang pemberian bantuan keuangan bagi negara yang membutuhkan.
 
Ketiga lembaga tersebut menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan dampaknya terhadap pasar energi serta ekonomi global, sekaligus mengoordinasikan langkah respons untuk membantu negara-negara anggotanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan