"Jadi sebagian besar konsumsi lokal pada 2020 diimpor ke dalam negeri," kata Kioko, dilansir dari Xinhua, Rabu, 12 Mei 2021.
Data dari Kementerian Pertanian Kenya menunjukkan bahwa sumber utama impor gandum termasuk Ukraina, Rusia, dan juga Amerika Selatan.
Kioko mengamati bahwa petani membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat bersaing secara menguntungkan dengan gandum impor bersubsidi.
Dia mencatat biaya produksi gandum yang tinggi telah membuat petani enggan untuk memperluas area yang ditanami. Sebagian besar petani di negara Afrika timur hanya dapat menanam dan memanen sereal setahun sekali.
Gandum adalah sereal terpenting kedua di Kenya setelah jagung dan berkontribusi besar pada ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News