Ilustrasi. FOTO: SCMP
Ilustrasi. FOTO: SCMP

IMF Peringatkan Ada Risiko dari Perlambatan Tiongkok yang Berkepanjangan

Ekonomi IMF ekonomi china Tiongkok
Angga Bratadharma • 29 April 2022 12:02
Boao: Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan perlambatan berkepanjangan ekonomi Tiongkok akan memiliki dampak global yang substansial. Meski demikian, diyakini Beijing memiliki ruang untuk menyesuaikan kebijakan untuk memberikan dukungan.
 
Adapun Dana Moneter Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Tiongkok di tahun ini menjadi 4,4 persen atau jauh di bawah target Beijing sekitar 5,5 persen. Hal itu karena risiko penguncian covid-19 yang meluas dan adanya gangguan rantai pasokan. Tindakan Tiongkok untuk melawan perlambatan ekonominya sangat penting untuk pemulihan global.
 
"Untungnya, Tiongkok memiliki ruang kebijakan untuk memberikan dukungan kebijakan makroekonomi, termasuk mengalihkan fokus ke rumah tangga rentan guna memperkuat konsumsi, yang dapat membantu mendukung tujuan iklim Tiongkok dengan mengarahkan aktivitas ekonomi ke sektor rendah karbon," ucapnya, dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 29 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Upaya kebijakan yang lebih kuat di sektor properti juga dapat membantu mengamankan pemulihan yang seimbang," tambahnya.

Ekonomi Tiongkok tangguh

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan ekonomi Tiongkok tangguh dan tren jangka panjangnya tidak berubah. Namun mengingat tantangan yang berkembang, pialang asing juga telah memangkas perkiraan PDB untuk Tiongkok, setelah pelemahan pada data aktivitas Maret meningkatkan risiko prospek karena penguncian di kota besar Shanghai berlarut-larut.
 
Barclays memangkas perkiraan pertumbuhan mereka yang sudah di bawah konsensus menjadi 4,3 persen, dari 4,5 persen sebelumnya. Sementara BofA menurunkan perkiraan mereka untuk tahun ini menjadi 4,2 persen, dari 4,8 persen sebelumnya.
 
Nomura merevisi perkiraan mereka menjadi 3,9 persen tahun ini, dari 4,3 persen sebelumnya, dan pertumbuhan kuartal kedua diperkirakan meningkat sedikit 1,8 persen, menurut perkiraan dasar mereka.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif