RUA AlHaram AlMakki Company memperluas jejaring kerja sama internasional dengan menggandeng sejumlah institusi dari Malaysia dan Brunei Darussalam.
RUA AlHaram AlMakki Company memperluas jejaring kerja sama internasional dengan menggandeng sejumlah institusi dari Malaysia dan Brunei Darussalam.

Public Investment Fund Arab Saudi Perluas Kerja Sama Investasi ke Malaysia dan Brunei

Arif Wicaksono • 02 Oktober 2026 08:35
Ringkasnya gini..
  • RUA AlHaram AlMakki Company memperluas jejaring kerja sama internasional dengan menggandeng sejumlah institusi dari Malaysia dan Brunei Darussalam.
  • RUA AlHaram AlMakki merupakan perusahaan pengembang kawasan yang berada di bawah kepemilikan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.
Brunei Darussalam: RUA AlHaram AlMakki Company memperluas jejaring kerja sama internasional dengan menggandeng sejumlah institusi dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Tiga perjanjian kolaborasi ditandatangani untuk menjajaki peluang investasi dan pengembangan proyek, khususnya yang berkaitan dengan kawasan Makkah.

RUA AlHaram AlMakki merupakan perusahaan pengembang kawasan yang berada di bawah kepemilikan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Perusahaan tersebut menjadi pengembang utama proyek King Salman Gate di Makkah.

Salah satu kerja sama dilakukan RUA dengan MRCB International Sdn Bhd (MRCB) di Kuala Lumpur, Malaysia. Kedua pihak sepakat mengeksplorasi pengembangan kawasan terpadu yang berorientasi pada transportasi atau transit-oriented development (TOD) di dalam proyek King Salman Gate.
  Nilai pengembangan yang dijajaki dalam kerja sama tersebut mencapai sekitar SAR21 miliar atau setara dengan sekitar Rp[...], dalam bentuk Gross Development Value (GDV). Namun, nilai tersebut masih bersifat indikatif dan bergantung pada hasil studi kelayakan, persetujuan, skema pembiayaan, tahapan proyek, serta kesepakatan definitif kedua pihak.

Rencana tersebut mencakup pembangunan terminal bus umum yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas perkotaan. Kawasan itu nantinya dapat mencakup hunian, area komersial, pusat ritel, serta berbagai fungsi lainnya yang saling terhubung dengan sistem transportasi.

MRCB membawa pengalaman dalam mengembangkan kawasan berbasis transportasi. Salah satu proyek yang menjadi bagian penting dari portofolio perusahaan tersebut adalah KL Sentral, kawasan transportasi terpadu di Kuala Lumpur yang menggabungkan fasilitas transportasi dengan fungsi komersial dan perkotaan.

Kesepakatan antara RUA dan MRCB ditandatangani oleh CEO RUA AlHaram AlMakki Bambang Kajairi dan Group Managing Director MRCB Dato’ Imran Salim. Prosesi tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat dan pimpinan dari PIF serta MRCB.

Sementara itu, ekspansi kerja sama RUA berlanjut di Brunei Darussalam. Perusahaan tersebut menandatangani kesepakatan dengan Perbadanan Tabung Amanah Islam Brunei (TAIB) untuk menjajaki pembentukan usaha patungan yang berfokus pada peluang investasi di kawasan King Salman Gate.

Kerja sama dengan TAIB mencakup penjajakan pengembangan sejumlah bidang tanah di dalam kawasan King Salman Gate. Penggunaannya antara lain diarahkan untuk proyek perhotelan dan hunian.

Potensi nilai pengembangan dari kerja sama tersebut diperkirakan mencapai sekitar SAR9,7 miliar. Sama seperti kerja sama dengan MRCB, angka tersebut masih berupa indikasi awal dan dapat berubah setelah melalui proses uji kelayakan, persetujuan, pengaturan pembiayaan, serta penyusunan perjanjian definitif.

Selain itu, RUA AlHaram AlMakki dan Rua Al Madinah Holding bersama TAIB menandatangani perjanjian terpisah untuk mengeksplorasi peluang investasi dan pengembangan di Makkah, Madinah, serta Brunei Darussalam.

Kolaborasi tersebut membuka kemungkinan pertukaran peluang investasi antara ketiga wilayah. RUA dan Rua Al Madinah membawa peluang pengembangan di Arab Saudi, sementara TAIB dapat berkontribusi melalui jaringan investasi dan keahlian yang dimilikinya di Brunei.

CEO RUA AlHaram AlMakki Bambang Kajairi mengatakan rangkaian kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan dengan mitra internasional, khususnya di kawasan ASEAN.

Menurut dia, peluang kolaborasi masih terbuka untuk dikembangkan lebih jauh, termasuk dengan menjajaki potensi kerja sama di Indonesia.

"Kami melihat potensi besar untuk melanjutkan momentum ini dan memperluas kolaborasi di kawasan ini, termasuk menjajaki peluang di Indonesia, dengan menyatukan investasi, keahlian, dan kapabilitas yang dapat mendukung pengembangan Makkah serta meningkatkan pengalaman jemaah dan pengunjung," ujar Bambang.

Rangkaian kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya RUA memperluas keterlibatan investor dan institusi internasional dalam proyek-proyek pengembangan di Arab Saudi.

Melalui kerja sama dengan mitra dari ASEAN, RUA menargetkan terbentuknya kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan kawasan Makkah dan Madinah sekaligus memperkuat konektivitas investasi antara Arab Saudi dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Pengembangan tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mendukung peningkatan fasilitas bagi jemaah dan pengunjung serta sejalan dengan agenda transformasi ekonomi Arab Saudi dalam kerangka Saudi Vision 2030.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan