iran. Foto: Unsplash.
iran. Foto: Unsplash.

Drama Terbaru Konflik Timur Tengah, Iran Kirim 14 Poin ke AS Lewat Pakistan 

Arif Wicaksono • 20 Mei 2026 15:16

Teheran: Pemerintah Iran dan Pakistan kembali membahas perkembangan diplomatik terbaru terkait konflik di Timur Tengah, termasuk upaya mengakhiri ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Baca juga:  Drama Baru di Selat Hormuz, Iran Bentuk Badan Khusus, Kapal Dagang Harus Siap “Rules” Baru

Pembahasan tersebut dikutip dari Antara berlangsung dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi di Teheran pada Senin (18/5), sebagaimana disampaikan Kementerian Luar Negeri Iran.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak tidak hanya membicarakan dinamika keamanan kawasan, tetapi juga memperkuat pembahasan mengenai kerja sama bilateral yang lebih luas antara kedua negara.

Araghchi disebut memberikan apresiasi terhadap peran Pakistan dalam mendorong jalur diplomasi dan upaya meredakan eskalasi konflik. Ia juga menyoroti sikap Amerika Serikat yang dinilai inkonsisten serta tidak konsisten dalam menjalankan komitmen, yang menurut Teheran menjadi hambatan utama dalam proses perundingan damai.

Sementara itu, Mohsin Naqvi menyebut pembicaraan dengan sejumlah pejabat Iran berlangsung konstruktif. Selama kunjungan dua harinya di Teheran, ia juga bertemu dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf serta Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni. Ia menegaskan komitmen Pakistan untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Iran.

Di sisi lain, laporan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, menyebut Teheran telah menyampaikan proposal perdamaian terbaru yang berisi 14 poin kepada pihak Pakistan untuk diteruskan kepada Amerika Serikat.

Langkah tersebut muncul di tengah upaya berkelanjutan berbagai pihak untuk mencari jalan keluar dari konflik. Iran, AS, dan Israel sebelumnya menyepakati gencatan senjata pada 8 April, yang kemudian dilanjutkan dengan perundingan tidak langsung antara Teheran dan Washington di Islamabad pada 11–12 April. Namun, perundingan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan akhir.

Dalam beberapa waktu terakhir, kedua pihak dilaporkan terus bertukar sejumlah usulan yang berisi syarat-syarat penyelesaian konflik, dengan Pakistan berperan sebagai jalur komunikasi tidak langsung dalam proses tersebut.


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan