Saham Tesla mendorong kenaikan bursa saham Amerika Serikat (AS). Foto : AFP.
Saham Tesla mendorong kenaikan bursa saham Amerika Serikat (AS). Foto : AFP.

Saham Tesla dan Facebook Dorong Kenaikan Wall Street

Ekonomi Amerika Serikat facebook bursa saham asia Tesla
Antara • 25 September 2021 09:42
New York: Saham-saham di Wall Street berakhir beragam pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena kenaikan di sektor energi mengimbangi penurunan kelompok real estate dengan indeks Dow dan S&P 500 mengakhiri minggu yang bergejolak dengan sedikit kenaikan, dibantu oleh kenaikan di Tesla dan Facebook.
 
Dikutip dari Antara, Sabtu, 25 September 2021, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 33,18 poin atau 0,10 persen menjadi 34.798,00 poin. Indeks S&P 500 menguat 6,50 poin atau 0,15 persen, menjadi 4.455,48 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 4,54 poin atau 0,03 persen, menjadi 15.047,70.
 
Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor energi menguat 0,84 persen, melampaui sisanya. Sementara itu, sektor real estate tergelincir 1,21 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terburuk. Untuk minggu ini, indeks Dow dan S&P 500 masing-masing naik 0,6 persen dan 0,5 persen, sedangkan Nasdaq hampir datar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham perusahaan pakaian atletik Nike anjlok 6,3 persen dan merupakan hambatan terbesar pada Dow dan S&P 500 setelah memberikan perkiraan penjualan yang suram dan memperingatkan penundaan selama musim belanja liburan, karena krisis rantai pasokan.
 
Saham pengecer alas kaki Foot Locker juga turun tajam. Di sisi lain, Facebook naik 2,0 persen dan Tesla terdongkrak 2,7 persen. Sektor jasa komunikasi S&P naik 0,7 persen dan merupakan sektor dengan keuntungan terbesar kedua setelah energi.
 
Saham-saham bangkit kembali dari aksi jual tajam pada awal pekan sebagian terkait dengan kekhawatiran atas gagal bayar oleh Evergrande China dan potensi risikonya terhadap pasar keuangan global.
 
 Unit mobil listrik Evergrande memperingatkan bahwa mereka menghadapi masa depan yang tidak pasti kecuali mendapat suntikan uang tunai yang cepat, tanda paling jelas bahwa krisis likuiditas pengembang properti itu memburuk di bagian lain dari bisnisnya.
 
“Anda telah mengalami pemulihan yang baik dari posisi terendah” minggu ini, kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments, kantor investasi keluarga di New Vernon, New Jersey.
 
“Dengan suku bunga serendah ini - bahkan jika mereka akan naik perlahan - dan dengan stimulus fiskal yang mungkin Anda lihat akan datang, saya pikir investor masih lebih memilih saham daripada kelas aset lainnya. Saham tetap dengan cara yang aneh yang dilihat investor sebagai tempat yang aman.” jelas dia.
 
Federal Reserve mengatakan akan mengurangi pembelian obligasi bulanan segera dan setengah dari pembuat kebijakan Fed memproyeksikan biaya pinjaman perlu meningkat pada 2022.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif