Ilustrasi. Foto ; AFP.
Ilustrasi. Foto ; AFP.

Konsumsi Menjadi Pendorong Ekonomi Tiongkok

Ekonomi tiongkok konsumsi rumah tangga
Arif Wicaksono • 11 Oktober 2020 15:46
New York: Konsumsi Tiongkok menjadi kekuatan pendorong bagi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu lagi karena keadaan normal sebagian besar telah kembali dan covid-19 telah dikendalikan dengan baik.
 
Dikutip dari Xinhua, Minggu, 11 Oktober 2020, sektor konsumsi akan menjadi kontributor utama pertumbuhan PDB Tiongkok pada kuartal keempat 2020, melampaui manufaktur dan investasi, menurut catatan oleh UBS Global Wealth Management.
 
Kepala Pejabat Investasi UBS Global Wealth Management Mark Haefele mengatakan pesta liburan Tiongkok dalam delapan hari pertama bulan Oktober menjadi pertanda baik perbaikan ekonomi untuk kuartal keempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Haefele menegaskan bahwa data awal menunjukkan kekuatan dan ketahanan untuk konsumsi Tiongkok. Dia mengutip data mengesankan tentang pendapatan box office bioskop, belanja bebas bea di provinsi Hainan dan pendapatan pariwisata.
 
Menurut UBS, Selama liburan, penjualan ritel dan katering mencapai 1,6 triliun yuan (sekitar USD239 miliar), naik lima persen tahun ke tahun, dan pariwisata menghasilkan pendapatan 460 miliar yuan di seluruh negeri.
 
PDB Tiongkom diperkirakan meningkat 5,4 persen di kuartal ketiga, naik dari 3,2 persen di kuartal kedua, menurut catatan penelitian terbaru oleh Bank of America Global Research.
 
Sektor jasa terus normal pada kuartal ketiga sementara produksi industri dan momentum konstruksi kemungkinan semakin menguat, kata ekonom dari Bank of America Global Research.
 
Penjualan ritel nominal dapat menunjukkan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 1,6 persen di September, naik dari 0,5 persen di Agustus, berkat pemulihan terus menerus dari permintaan katering dan penjualan barang yang solid, menurut Riset Global Bank of America.
 
Pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan ditopang oleh sektor jasa yang kuat sementara momentum ekonomi secara keseluruhan diperkirakan akan mereda, kata sebuah laporan baru-baru ini oleh firma penasihat investasi MRB Partners.
 
"Sektor jasa memimpin rebound dan pertumbuhan ekspor moderat di samping kebijakan stimulus keseluruhan yang terkendali," kata Mehran Nakhjavani, mitra dan ahli strategi dengan MRB Partners.
 
"Faktor-faktor yang disebutkan di atas menjelaskan bagaimana pertumbuhan keseluruhan tren di atas berdampingan dengan profil datar untuk impor dalam beberapa bulan terakhir," jelas Nakhjavani.
 
Liburan Golden Week menyiratkan bahwa data ekonomi Tiongkok di Oktober akan menunjukkan agregat yang lemah karena hari kerja yang lebih sedikit, sementara sektor jasa akan mencerminkan aktivitas perjalanan dan rekreasi yang kuat.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif