Presiden AS Joe Biden. FOTO: AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS Joe Biden. FOTO: AFP/MANDEL NGAN

Biden: Membeli Lebih Banyak Minyak Rusia Bukan Kepentingan India

Ekonomi Minyak Mentah Ekonomi Amerika ekonomi rusia joe biden Ekonomi India
Angga Bratadharma • 18 April 2022 10:01
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri India Narendra Modi, membeli lebih banyak minyak dari Rusia bukan kepentingan India. Upaya tersebut dinilai Biden dapat menghambat tanggapan AS terhadap perang di Ukraina.
 
Memulai panggilan video berdurasi satu jam yang oleh para pejabat AS digambarkan sebagai 'hangat dan 'terus terang', Biden dan Modi secara terbuka menyatakan kekhawatiran yang meningkat atas kehancuran di dalam Ukraina, terutama di Bucha, karena banyak warga sipil telah terbunuh.
 
Biden berhenti membuat permintaan konkret dari Modi dan mencatat bahwa India memiliki kekhawatiran tentang memperdalam hubungan antara Rusia dan Tiongkok. Namun, Biden mengatakan kepada Modi bahwa posisi India di dunia tidak akan ditingkatkan dengan mengandalkan sumber energi Rusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden menyampaikan dengan sangat jelas bahwa mereka tidak berkepentingan untuk meningkatkan itu," kata Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki, dilansir dari The Business Times, Senin, 18 April 2022.

Pembelian energi India dari Rusia

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menolak pertanyaan tentang pembelian energi India dari Rusia, dengan mengatakan fokusnya harus di Eropa, bukan India. "Mungkin total pembelian kami untuk bulan ini akan kurang dari apa yang dilakukan Eropa pada sore hari," tuturnya.
 
Pembicaraan luas antara dua negara demokrasi terbesar di dunia terjadi ketika Amerika Serikat mencari lebih banyak bantuan dari India dalam mengutuk, dan menerapkan tekanan ekonomi pada Rusia untuk invasi yang disebut Moskow sebagai operasi militer khusus.
 
"Baru-baru ini, berita pembunuhan warga sipil tak berdosa di Kota Bucha sangat mengkhawatirkan. Kami segera mengutuknya dan telah meminta penyelidikan independen," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif