Foto: AFP.
Foto: AFP.

IMF: Covid-19 Masih Ganjal Pemulihan Ekonomi Global

Ekonomi IMF ekonomi dunia Pemulihan Ekonomi Nasional
Atikah Ishmah Winahyu • 20 November 2020 21:41
Washington: Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan bahwa ekonomi global sedang menghadapi kondisi yang sulit karena penurunan akibat covid-19. Menurut lembaga tersebut, negara-negara di dunia harus menghilangkan batasan perdagangan bagi teknologi kesehatan untuk membantu pemulihan.
 
Seruan dari Direktur IMF Kristalina Georgieva awal pekan jelang G20 leaders summit muncul saat negara-negara di dunia tengah menghadapi dampak pandemi covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 1,3 juta orang dan menyebabkan kontraksi tajam pada pertumbuhan.
 
"Sementara solusi medis untuk krisis saat ini sudah di depan mata, jalan bagi sektor ekonomi ke depan tetap sulit dan rawan terhadap kemunduran," kata Georgieva dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Mediaindonesia.com, Jumat, 20 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah perusahaan farmasi besar kini sedang berlomba-lomba mengembangkan vaksin untuk melawan virus, di tengah lonjakan kasus global yang menyebabkan sejumlah negara kembali memberlakukan pembatasan untuk mencegah penularan.
 
"Peningkatan infeksi adalah pengingat bahwa pemulihan ekonomi yang berkelanjutan tidak dapat dicapai di manapun kecuali kita mengalahkan pandemi di mana-mana," tuturnya.
 
Dia meminta negara-negara di dunia untuk bekerja sama guna memastikan pasokan vaksin, alat tes, dan obat-obatan memadai, serta upaya multilateral dalam pembuatan, pembelian, dan distribusi barang-barang tersebut, terutama bagi negara miskin.
 
"Ini juga berarti menghapus pembatasan perdagangan belakangan ini bagi semua barang dan layanan medis, termasuk yang terkait dengan vaksin," ujarnya.
 
IMF memprediksi pertumbuhan global menyusut 4,4 persen tahun ini, sebelum rebound 5,2 persen pada 2021. Namun, Georgieva mencatat pertumbuhan kuartal ketiga di Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara Eropa lebih baik dari yang telah diprediksikan.
 
Konverensi Tingkat Tinggi (KTT) virtual yang diselenggarakan oleh Arab Saudi diatur menhadi yang terakhir selama masa jabatan Presiden AS Donald Trump. Di bawah kepemimpinannya, Washington terlibat dalam konflik perdagangan dengan Tiongkok dan Eropa, yang memperlambat pertumbuhan global, bahkan sebelum virus datang.
 
Dalam catatan penelitian terpisah, IMF menyerukan negara-negara untuk bekerja sama dalam menyelesaikan pandemi. "Gabungkan kebijakan nasional yang terkoordinasi dengan baik dengan upaya bersama di tingkat global akan membantu memastikan pemulihan yang kuat dan berkelanjutan," kata IMF.
 
"Dalam jangka pendek, G20 harus menahan diri dari aturan pembatasan perdagangan dan segera menghapus semua (pembatasan) yang diberlakukan sejak awal tahun bagi semua barang dan jasa medis serta barang dan jasa yang terkait dengan pembuatan dan distribusi vaksin," pungkasnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif