Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL
Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL

Harga Minyak Dunia Menguat Usai Tiongkok Siap Pacu Ekonomi

Ekonomi Minyak Mentah ekonomi china Tiongkok Harga Minyak Dunia
Antara • 27 April 2022 08:01
Houston: Harga minyak dunia berbalik naik dari penurunan sesi sebelumnya dalam hari bergejolak pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB). Hal tersebut karena pasar mempertimbangkan rencana Tiongkok untuk mendukung ekonominya terhadap kemungkinan penguncian virus korona di Ibu Kotanya, Beijing.
 
Mengutip Antara, Rabu, 27 April 2022, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni terangkat USD2,67 atau 2,6 persen, menjadi USD104,99 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni bertambah USD3,16 atau 3,2 persen menjadi USD101,70 per barel.
 
Brent dan WTI telah turun sekitar 4,0 persen pada Senin, 25 April, dan menyentuh posisi terendah masing-masing pada Selasa, 26 April, di USD101,08 dan USD97,06 per barel, tertekan oleh kekhawatiran atas permintaan di Tiongkok yang merupakan importir minyak mentah terbesar dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nymex ultra-low-sulfur diesel berjangka melonjak 9,2 persen menjadi menetap di USD4,47 per galon, rekor penutupan, setelah Polandia mengatakan Rusia memperingatkan bahwa pasokan gas akan berhenti pada Rabu waktu setempat.
 
Bank sentral Tiongkok mengatakan pihaknya akan meningkatkan dukungan kebijakan moneter yang hati-hati untuk perekonomian negara dan setiap stimulus akan membantu meningkatkan permintaan minyak di tengah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global.
 
"Pedagang minyak menempatkan ketakutan penguncian Beijing di belakang, dan sebaliknya berfokus pada lebih banyak stimulus yang datang dari Tiongkok," kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group.

Pengujian massal covid-19

Ibu Kota Tiongkok, Beijing, telah memperluas pengujian massal covid-19 ke sebagian besar kota berpenduduk hampir 22 juta orang itu ketika penduduknya bersiap untuk penguncian yang serupa dengan pembatasan ketat di Shanghai.
 
"Pemadaman terkait cuaca dalam produksi di cekungan serpih Bakken North Dakota, setelah badai salju menghantam listrik dan penguatan ekstrem produk-produk dengan penekanan pada harga diesel mendorong pasar," kata Spesialis Energi United ICAP Scott Shelton.
 
Raksasa energi Rusia Gazprom mengatakan kepada PGNiG Polandia bahwa mereka akan menghentikan pasokan gas di sepanjang pipa Yamal mulai Rabu pagi, kata PGNiG dalam sebuah pernyataan. Gazprom mengatakan bahwa Polandia perlu mulai melakukan pembayaran di bawah skema baru pada Selasa, 26 April.
 
"Rusia menuntut pembayaran dalam rubel dari Polandia kemungkinan mengakibatkan penghentian pasokan gas dan juga akan berkontribusi pada harga diesel yang lebih kuat," pungkas Shelton.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif