Rabat: Badan Perencanaan Negara (HCP) Maroko mencatat ekonomi Maroko turun 8,7 persen pada kuartal ketiga 2020 di tengah pandemi covid-19. Penurunan tersebut kurang dari kuartal sebelumnya karena pelonggaran langkah-langkah pembatasan untuk menahan pandemi covid-19.
Dikutip dari Xinhua, Rabu, 7 Oktober 2020, ekonomi negara Afrika Utara itu mencatat pertumbuhan 0,1 persen pada kuartal pertama sebelum menyusut sebesar 14,9 pada kuartal kedua.
Bank sentral Ekonomi Maroko pada kuartal empat diperkirakan akan membaik sehingga PDB Maroko diperkirakan akan berkontraksi sebesar 6,3 persen pada 2020 karena dampak pandemi covid-19.
Sementara itu, regulator valuta asing mengatakan dalam statistik terbarunya yang diterbitkan Jumat bahwa total perdagangan luar negeri Maroko turun 18,4 persen pada akhir Agustus.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan