Greg Brockman dari OpenAI. Foto: Pinterest/SQ Magazine
Greg Brockman dari OpenAI. Foto: Pinterest/SQ Magazine

AI Jadi Mesin Kekayaan Baru, 15 Orang Kaya Baru Forbes 400 Tahun 2026 Berasal dari Sektor Teknologi

Annisa ayu artanti • 17 September 2026 15:34
Ringkasnya gini..
  • Sebanyak 34 orang baru masuk daftar Forbes 400 2026 dengan kekayaan gabungan USD321 miliar.
  • Teknologi menjadi sumber kekayaan terbesar, dengan 15 pendatang baru berasal dari sektor ini.
  • Greg Brockman dari OpenAI menjadi pendatang baru terkaya dengan kekayaan USD25,5 miliar.
Jakarta: Di Amerika Serikat, artificial intelligence (AI) tidak hanya mengubah cara orang bekerja dengan menggunakan teknologi, tetapi juga mengubah peta kekayaan. Hal itu terlihat dalam Forbes 400 Tahun 2026, daftar orang terkaya di Amerika Serikat. 

Dilansir dari laman Forbes pada Kamis, 17 September 2026, sebanyak 34 orang pendatang baru masuk ke dalam daftar orang terkaya di AS dengan jumlah kekayaan mencapai USD321 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan hampir tiga kali lipat dibanding kelompok pendatang baru 2025 dengan 14 orang.

Menariknya, dari 34 pendatang baru tersebut, 15 orang berasal dari sektor teknologi dan sebagian besar berkaitan dengan AI dan menyumbang hampir 60 persen dari total kekayaan seluruh pendatang baru.
   

15 Pendatang Baru Sektor Teknologi dan AI

Berikut nama-nama pendatang baru dalam daftar Forbes 400 Tahun 2026 yang berasal dari sektor teknologi dan AI:
  1. Greg Brockman: USD25,5 miliar atau sekitar Rp451,7 triliun - OpenAI.
  2. Brett Adcock: USD23,4 miliar atau sekitar Rp414,5 triliun - Figure AI, perusahaan robotika berbasis AI.
  3. Daniela Amodei: USD15,5 miliar atau sekitar Rp274,5 triliun - Anthropic.
  4. Dario Amodei: USD15,5 miliar atau sekitar Rp274,5 triliun - Anthropic.
  5. Tom Brown: USD15,5 miliar atau sekitar Rp274,5 triliun - Anthropic.
  6. Jack Clark: USD15,5 miliar atau sekitar Rp274,5 triliun -  Anthropic.
  7. Jared Kaplan: USD15,5 miliar atau sekitar Rp274,5 triliun -  Anthropic.
  8. Sam McCandlish: USD15,5 miliar atau sekitar Rp274,5 triliun -  Anthropic.
  9. Ali Ghodsi: USD7,6 miliar atau sekitar Rp134,6 triliun -  Databricks.
  10. Ion Stoica: USD7 miliar atau sekitar Rp124 triliun -  Databricks.
  11. Matei Zaharia: USD7 miliar atau sekitar Rp124 triliun -  Databricks.
  12. Palmer Luckey: USD5,9 miliar atau sekitar Rp104,5 triliun -  Oculus dan Anduril.
  13. Steven Hao: USD5,8 miliar atau sekitar Rp102,7 triliun -  Cognition dan teknologi AI.
  14. Ben Lamm: USD5,7 miliar atau sekitar Rp101 triliun -  Colossal Biosciences.
  15. Luke Nosek: USD5,5 miliar atau sekitar Rp97,4 triliun -  Venture capital dan investasi di SpaceX.

Daftar Forbes 400 tahun ini memperlihatkan kekayaan dari teknologi tidak lagi hanya berasal dari perusahaan internet atau software konvensional. AI, robotika, data, hingga teknologi pertahanan ikut menjadi mesin pencipta kekayaan baru. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan