Ilustrasi. FOTO: THOMAS SAMSON/AFP
Ilustrasi. FOTO: THOMAS SAMSON/AFP

Gedung Putih: AS Pantau Dampak Inflasi dari Tarif Tinggi ke Tiongkok

Ekonomi Ekonomi Amerika ekonomi china Tiongkok as-tiongkok Gedung Putih Inflasi AS
Angga Bratadharma • 10 Mei 2022 11:01
Washington: Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Pemerintahan Joe Biden dengan hati-hati mempelajari dampak inflasi dari tarif yang dikenakan pada Tiongkok oleh Pemerintahan mantan Presiden Donald Trump. Hal itu mengingat telah terjadi lonjakan harga konsumen.
 
Psaki mengaku tidak memiliki berita tentang pengurangan tarif karena Perwakilan Dagang AS Katherine Tai masih meninjau tarif era Trump untuk barang-barang Tiongkok. Tapi, dia menjelaskan, tingkat inflasi yang lebih tinggi merupakan faktor dalam pertimbangan.
 
"Ini adalah proses yang berkelanjutan, dan kami tentu melihat di mana kami melihat biaya dinaikkan dan, pada saat kami melihat inflasi yang meningkat, tentu saja itu ada di pikiran kami," kata Psaki, dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 10 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tinjauan itu juga melihat masalah yang lebih besar, seperti perilaku Tiongkok di pasar global dan dampak tarif pada upah, peluang kerja, dan daya saing AS. Komentar Gedung Putih muncul beberapa hari usai Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan layak dipertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah menurunkan tarif AS atas barang-barang Tiongkok.
 
Hal itu mengingat efek yang diinginkan dari langkah tersebut dapat menurunkan inflasi AS, yang telah mencapai level tertinggi tertinggi 40 tahun. Wakil Penasihat Keamanan Nasional Daleep Singh mengatakan pada acara terpisah bahwa pelonggaran tarif barang-barang non-strategis Tiongkok seperti sepeda atau pakaian jadi dapat membantu memerangi inflasi.

Meningkatnya frustasi publik

Peringkat persetujuan Biden telah turun karena biaya energi, makanan, dan bahan pokok lainnya telah meningkat, dengan meningkatnya frustasi publik yang mengancam akan merugikan Demokrat dengan mayoritas tipis mereka di Kongres dalam pemilihan paruh waktu pada November.
 
Chad Bown, seorang rekan senior di Institut Peterson untuk Ekonomi Internasional, mengatakan komentar Psaki menambah harapan Pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pengurangan tarif.
 
Bown mengatakan kemungkinan membutuhkan negosiasi di belakang layar dengan Beijing. Langkah seperti itu juga kemungkinan akan menyebabkan ketegangan dengan dorongan Pemerintahan Biden untuk memindahkan rantai pasokan dari Tiongkok dan lebih dekat ke rumah.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif