Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Emas Dunia Kinclong di Tengah Melemahnya Data Ekonomi

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Antara • 17 Agustus 2021 09:02
Jakarta: Harga emas berjangka di bursa Comex, divisi bursa New York Mercantile meningkat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), menyusul reaksi para investor terhadap melemahnya data ekonomi.
 
Mengutip Antara, Selasa, 17 Agustus 2021, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember meningkat USD11,6 atau 0,65 persen menjadi USD1.789,8 per ons. Harga perak untuk pengiriman September meningkat 1,2 sen atau 0,05 persen menjadi USD23,791 per ons. Harga platinum pengiriman Oktober jatuh USD4,9 atau 0,48 persen menjadi USD1.021,1 per ons.
 
Indeks manufaktur The New York Fed's Empire State yang dikeluarkan pada Senin turun 25 poin menjadi 18,3 pada Agustus dari 43,0 pada Juli, lebih rendah dari perkiraan para ekonomi pada 29,0.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu imbal hasil obligasi Pemerintah AS merosot lebih dalam menyusul penurunan tajam pada Jumat lalu, setelah rilis data ekonomi, mendorong harga emas naik lebih tinggi.
 
Di sisi lain, saham-saham di bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi menyusul kekhawatiran investor terhadap peningkatan infeksi covid-19 yang dinilai akan memperlambat pemulihan ekonomi.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average terdongkrak 110,02 point atau 0,31 persen menjadi 35.625,40. Lalu indeks S&P 500 naik 11,71 poin atau 0,26 persen menjadi 4.479,71. Sedangkan indeks Nasdaq Composite anjlok 29,14 poin atau 0,20 persen menjadi 14.793,76.
 
Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir meningkat dengan sektor kesehatan naik 0,67 persen memimpin perolehan keuntungan. Sedangkan sektor energi terperosok sebanyak 1,74 persen, yang menjadi kinerja terburuk dalam kelompoknya.
 
Bursa Wall Street mencatat perusahaan-perusahaan Tiongkok memperdagangkan 10 saham utama lebih rendah pada indeks S&P. Bursa AS juga mencatakan 50 indeks Tiongkok mengakhiri hari itu dengan penurunan. Wall Street memperkirakan pandemi berlanjut di Amerika Serikat, dengan varian delta dalam tren naik yang berkelanjutan dan rawat inap meningkat.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif