Bendera Australia. Foto: AFP
Bendera Australia. Foto: AFP

Australia Sumbang Rp773,6 Miliar untuk Pandemic Fund

Antara • 14 November 2022 09:33
Nusa Dua: Australia menyumbang USD50 juta atau sekitar Rp773,6 miliar untuk Dana Pandemi (Pandemic Fund) yang berhasil disepakati oleh para menteri keuangan dan menteri kesehatan G20 di bawah kepemimpinan Indonesia tahun ini.
 
Dana perantara keuangan global itu ditujukan untuk meningkatkan pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons terhadap pandemi di masa depan, setelah dunia belajar menangani pandemi covid-19 selama hampir tiga tahun terakhir.
 
“Saya menyambut baik presidensi G20 Indonesia dalam membentuk Dana Pandemi dan berharap dapat membentuk rencana menghadapi pandemi di masa depan,” kata Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dilansir Antara, Senin, 14 November 2022.
 
Menurutnya, inisiatif keuangan global tersebut menjadi bagian dari konsensus yang jelas dunia perlu lebih siap untuk menghadapi berbagai peristiwa di masa depan.
 
Baca juga: Luhut Pede Capai Net Zero Emission dengan Modal Energi Terbarukan 437 GW

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong juga memuji Indonesia yang disebutnya telah memainkan peran kepemimpinan yang penting dalam menyampaikan inisiatif Dana Pandemi guna memperkuat tata kelola kesehatan global.
 
“Australia akan memainkan perannya untuk mempromosikan respons global terhadap kesiapsiagaan dan upaya respon pandemi, dan untuk memastikan fokus yang kuat pada kebutuhan kawasan kami,” ujar dia.
 
Dana Pandemi diselenggarakan oleh Bank Dunia dan memanfaatkan keahlian teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
Inisiatif itu diharapkan dapat mengatasi kesenjangan dalam pembiayaan pandemi dan menanggapi rekomendasi dari proses tinjauan independen tingkat tinggi termasuk panel independen untuk kesiapsiagaan dan respons pandemi yang ditugaskan oleh WHO.
 
Australia adalah salah satu donor pendiri Dana Pandemi yang saat ini memiliki kontribusi berjumlah lebih dari USD1,4 miliar.
 
Kontribusi tersebut melengkapi dukungan Australia senilai USD838 juta atau sekitar Rp12,9 triliun untuk akses ke vaksin regional dan global, termasuk di antaranya untuk mendanai pengadaan vaksin covid-19, mendukung peluncuran vaksin nasional, serta komitmen untuk melanjutkan kerja sama dengan Fasilitas COVAX.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif