Gedung European Central Bank (ECB). FOTO: AFP
Gedung European Central Bank (ECB). FOTO: AFP

Bank Sentral Eropa Naikkan Suku Bunga untuk Memerangi Inflasi

Angga Bratadharma • 04 November 2022 17:37
Brussels: Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) kembali menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan ingin mulai mengecilkan neraca yang membengkak. Upaya itu merupakan langkah besar lain dalam pengetatan kebijakan untuk melawan lonjakan inflasi yang bersejarah.
 
Khawatir pertumbuhan harga yang cepat menjadi mengakar, ECB menaikkan biaya pinjaman pada laju tercepat dalam catatan, dengan kenaikan lebih lanjut hampir pasti. Hal itu karena pelepasan stimulus senilai satu dekade akan membawanya dengan baik ke tahun depan dan seterusnya.
 
Dalam serangkaian langkah kompleks, bank sentral Eropa menaikkan suku bunga depositonya sebesar 75 basis poin menjadi 1,5 persen, seperti yang diperkirakan. Kenaikan itu menjadikan total kenaikan menjadi dua poin persentase selama tiga pertemuan. Hingga Juli kemarin, suku bunga ECB berada di wilayah negatif selama delapan tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ECB juga memotong subsidi utama bagi bank tetapi tidak memberi petunjuk tentang rencana untuk mulai mengurangi kepemilikan obligasinya setelah menimbun utang triliunan euro yang dikeluarkan oleh pemerintah zona euro sejak 2015.
Baca: Ekonomi Indonesia Diramal Tumbuh Gemilang hingga 5,85% di Kuartal III

"Dewan Pengatur mengambil keputusan dan mengharapkan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut guna memastikan pengembalian inflasi tepat waktu ke target inflasi jangka menengah dua persen," kata ECB, dilansir dari The Business Times, Jumat, 4 November 2022.
 
Presiden ECB Christine Lagarde mencatat perang Ukraina dan ketidakpastian global lainnya mengartikan ekonomi kawasan euro menghadapi sejumlah risiko ke bawah dan risiko inflasi condong ke atas.

 
"Data upah yang masuk dan perjanjian upah baru-baru ini menunjukkan bahwa pertumbuhan upah mungkin meningkat," katanya, tentang kemungkinan munculnya spiral harga upah di masa depan dan menekankan ECB sedang memantau ekspektasi tentang inflasi jangka panjang.
 
Lebih lanjut, ditanya tentang kekhawatiran yang diungkapkan oleh beberapa pemerintah zona euro bahwa kenaikan suku bunga ECB dapat melemparkan kawasan itu ke dalam resesi, Lagarde mengatakan, ECB memiliki mandat untuk memerangi inflasi.
 
Selain itu, ECB mendesak pemerintah untuk secara hati-hati menargetkan setiap dukungan bagi warga negara yang sedang dilanda krisis energi agar tidak membuat inflasi lebih buruk. "Semua orang harus melakukan tugasnya. Tugas kami adalah stabilitas harga. Kami harus melakukan apa yang harus kami lakukan. Bank sentral harus fokus pada mandatnya," tutupnya.

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif