Ilustrasi eksplorasi minyak mentah dunia - - Foto: dok AFP
Ilustrasi eksplorasi minyak mentah dunia - - Foto: dok AFP

Harga Minyak Menguat di Tengah Kekhawatiran Risiko Pasokan

Antara • 21 Mei 2022 08:56
New York: Harga minyak mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Ini terjadi karena rencana larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dan pelonggaran penguncian covid-19 di Tiongkok sehingga melawan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi yang akan merugikan permintaan.
 
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 51 sen atau 0,5 persen menjadi USD112,55 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni naik USD1,02 atau 0,9 persen menjadi ditutup di USD113,23 per barel pada hari terakhirnya kontrak bulan depan.
 
WTI mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, yang terakhir terjadi pada pertengahan Februari. Brent naik sekitar 1,0 persen minggu ini setelah jatuh sekitar 1,0 persen minggu lalu. Kontrak WTI yang lebih aktif diperdagangkan untuk Juli naik sekitar 0,4 persen menjadi berakhir di USD110,28 per barel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Risiko tetap berayun ke sisi positif mengingat pembukaan kembali Tiongkok dan upaya lanjutan menuju embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa," kata analis pasar senior di Oanda Craig Erlam.
 
Di Tiongkok, Shanghai tidak memberi sinyal perubahan apapun pada rencana berakhirnya penguncian seluruh kota yang berkepanjangan pada 1 Juni, meskipun kota itu mengumumkan kasus covid-19 baru pertamanya di luar area karantina dalam lima hari.
 
Pasar energi memperkirakan pencabutan beberapa pembatasan virus korona di Shanghai akan meningkatkan permintaan energi. Tiongkok adalah importir minyak mentah utama dunia.
 
Uni Eropa berharap untuk mencapai kesepakatan tentang larangan impor minyak mentah Rusia yang mencakup pemotongan untuk negara-negara anggota yang paling bergantung pada minyak Rusia, seperti Hongaria.
 
"Peluang embargo Uni Eropa diumumkan lebih cepat daripada nanti meningkat setelah keberhasilan Jerman dalam memotong impor minyak Rusia lebih dari setengahnya dalam waktu yang sangat singkat," kata penelitian konsultan BCA dalam sebuah catatan.
 
Perusahaan-perusahaan besar Jerman sedang menyusun rencana menggunakan sistem lelang untuk membantu jatah pasokan yang tersedia jika Rusia menghentikan pasokan gasnya, meskipun beberapa khawatir itu bisa menghukum perusahaan kecil.
 
Di Amerika Serikat, perusahaan energi AS minggu ini menambahkan rig minyak dan gas alam selama sembilan minggu berturut-turut, menurut hitungan rig Baker Hughes, karena sebagian besar produsen kecil menanggapi harga tinggi dan dorongan pemerintah untuk meningkatkan produksi.
 
Jumlah rig merupakan indikator pertumbuhan produksi di masa depan. Orang Amerika terus berada di belakang kemudi meskipun harga bensin di SPBU terus mencapai rekor tertinggi. Klub otomotif AAA mengatakan rata-rata harga bensin tanpa timbal reguler nasional mencapai rekor USD4,59 per galon pada Jumat, 20 Mei 2022).
 
Di India, impor minyak mentah pada April mencapai tertinggi dalam 3,5 tahun karena importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia meningkatkan pembelian minyak Rusia yang didiskon untuk mendorong pemulihan permintaan dan melawan harga yang tinggi.
 
Di Norwegia, produksi minyak mentah pada April meleset dari perkiraan resmi sebesar 10,6 persen, sementara produksi gasnya sesuai dengan ekspektasi.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif