Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Wall Street Ditutup Beragam, S&P dan Nasdaq Terperosok

Antara • 08 Desember 2022 07:10
New York: Wall Street beragam setelah sesi berombak pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Indeks S&P dan Nasdaq memperpanjang penurunan karena investor berjuang untuk memahami dampak pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve ke perusahaan AS.
 
Melansir Antara, Kamis, 8 Desember 2022, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 1,58 poin atau 0,005 persen, menjadi 33.597,92 poin. Indeks S&P 500 tergelincir 7,34 poin atau 0,19 persen, menjadi 3.933,92. Indeks Komposit Nasdaq merosot 56,34 poin atau 0,51 persen menjadi 10.958,55.
 
Tiga dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor perawatan kesehatan salah satunya. Sektor teknologi dan jasa-jasa komunikasi, masing-masing turun 0,5 persen dan 0,9 persen, merupakan sektor yang berkinerja terburuk.
 
Baca juga: Kekhawatiran Suku Bunga Tekan Dolar AS

 Untuk indeks acuan S&P 500, itu adalah penurunan sesi kelima berturut-turut, sedangkan Nasdaq berakhir turun untuk keempat kalinya berturut-turut. Dow menghentikan penurunan beruntun dua sesi, karena berakhir naik tipis dari hari sebelumnya.
 
Nasdaq terseret oleh penurunan 1,4 persen Apple Inc karena pemotongan target pengiriman iPhone oleh Morgan Stanley dan penurunan 3,2 persen Tesla Inc karena kekhawatiran kerugian produksi.
 
Pasar juga telah diguncang oleh komentar suram dari para eksekutif puncak di Goldman Sachs Group Inc, JPMorgan Chase & Co dan Bank of America Corp bahwa resesi ringan hingga lebih parah kemungkinan besar berada di depan.
 
Kekhawatiran bank sentral AS mungkin mempertahankan siklus kenaikan suku bunga yang lebih lama telah meningkat baru-baru ini terjadi setelah laporan pekerjaan dan sektor jasa-jasa yang kuat.
 
Selain itu, rilis klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen dan survei sentimen konsumen Universitas Michigan minggu ini juga akan berada dalam daftar pantauan untuk petunjuk tentang apa yang diharapkan dari Fed pada 14 Desember.
 
Pelaku pasar uang memperkirakan peluang 91 persen Fed akan menaikkan suku bunga acuan utamanya sebesar 50 basis poin pada Desember menjadi 4,25-4,5 persen, dengan suku bunga memuncak pada Mei 2023 sebesar 4,93 persen.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif