Jakarta: Pergerakan pasar aset global dalam 24 jam terakhir menunjukkan kontras yang menarik. Bitcoin (BTC) cenderung bergerak datar dengan koreksi tipis sekitar 0,02% dan diperdagangkan di kisaran USD92.700 atau setara Rp1,56 miliar. Dominasi pasar Bitcoin tercatat di level 59,75%, sementara total kapitalisasi pasar kripto masih bertahan di sekitar US$3,10 triliun.
Tekanan sempat melanda pasar kripto pada perdagangan Senin, ketika Bitcoin turun hingga menembus level psikologis USD92.000.
| Baca juga: Bitcoin Bergerak Datar di Tengah Libur Natal, Pasar Menanti Arah Baru |
Pelemahan tersebut dipicu oleh memburuknya sentimen global. Namun, tekanan jual mulai mereda dan harga BTC kembali stabil di area USD92.000, seiring sikap pasar yang kini lebih berhati-hati menanti arah kebijakan global.
Fokus pelaku pasar tertuju pada memanasnya kembali retorika perang dagang, yang diperkirakan akan menjadi sorotan dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pekan ini. Kekhawatiran meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengangkat isu proteksionisme perdagangan.
Trump mengumumkan rencana penerapan tarif impor sebesar 10% terhadap produk dari delapan negara Eropa, termasuk Jerman, Prancis, dan Inggris, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari. Kebijakan ini disebut-sebut berkaitan dengan penolakan negara-negara tersebut terhadap rencana Amerika Serikat untuk mengakuisisi Greenland.
Jika negosiasi tidak mencapai kesepakatan hingga 1 Juni, tarif tersebut berpotensi dinaikkan menjadi 25%. Wacana kebijakan yang dijuluki pasar sebagai “Pajak Greenland” ini memicu kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global sekaligus lonjakan inflasi.
Di tengah ketidakpastian geopolitik, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko dan mengalihkan dana ke instrumen lindung nilai. Aset safe haven mencatatkan kinerja impresif.
Emas, termasuk yang direpresentasikan melalui aset kripto berbasis emas seperti PAXG dan XAUT, mencetak rekor harga tertinggi baru di level USD4.689,39. Dalam kurun 12 bulan terakhir, harga emas telah melonjak lebih dari 70%, mencerminkan tingginya permintaan perlindungan nilai.
Perak menunjukkan performa yang bahkan lebih agresif. Harga perak melonjak lebih dari 4% dan menembus level historis US$94,08. Secara tahunan, kenaikan harga perak tercatat melampaui emas dengan lonjakan lebih dari 200%.
Untuk perdagangan hari ini, Bitcoin diperkirakan bergerak dalam rentang USD92.000 hingga USD94.000. Sementara itu, Ethereum berpotensi bergerak di kisaran USD3.150 hingga USD3.300, seiring pasar yang masih mencermati dinamika makroekonomi global dan arah kebijakan perdagangan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di