Ilustrasi. FOTO: OSCAR SIAGIAN/AFP
Ilustrasi. FOTO: OSCAR SIAGIAN/AFP

Dolar AS Pamer Kekuatan di Tengah Pelemahan Euro dan Yen

Ekonomi ekonomi eropa ekonomi jepang Dolar AS zona euro
Angga Bratadharma • 29 April 2022 08:28
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) terapresiasi secara signifikan pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), di tengah pelemahan euro dan yen Jepang. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,65 persen pada 103,6240.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 29 April 2022, euro, komponen terbesar dari indeks, terus melemah di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi yang lebih dalam di wilayah tersebut. Yen Jepang mundur setelah Bank of Japan memutuskan kebijakan moneter ultra-mudah tidak berubah.
 
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,0509 dibandingkan dengan USD1,0563 di sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,2462 dibandingkan dengan USD1,2541 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7095 dibandingkan dengan USD0,7121.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan dolar AS dibeli 130,88 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 128,31 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9719 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9683 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2806 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2832 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB). Indeks Nasdaq melonjak lebih dari tiga persen, setelah laporan kuartalan yang kuat dari Meta Platform mengangkat saham teknologi dan pertumbuhan yang terpukul serta mengimbangi kekhawatiran tentang kontraksi ekonomi AS pada kuartal pertama.

Dow Jones melambung

Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 614,46 poin atau 1,85 persen, menjadi 33.916,39 poin. Indeks S&P 500 bertambah 103,54 poin atau 2,47 persen, menjadi 4.287,50 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 382,60 poin atau 3,06 persen, menjadi 12.871,53 poin.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor layanan teknologi dan komunikasi masing-masing melonjak 4,04 persen dan 3,89 persen, memimpin kenaikan. Saham Meta Platform, induk Facebook melejit 17,6 persen setelah jejaring sosial itu melaporkan laba yang lebih besar dari perkiraan dan pulih dari penurunan pengguna.
 
Saham Qualcomm melonjak 9,7 persen, setelah pembuat chip itu memperkirakan pendapatan kuartal ketiga di atas ekspektasi analis. Saham raksasa teknologi AS lainnya, seperti Apple, Amazon, Netflix, dan induk Google, Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi.
 
Apple Inc perusahaan paling berharga di dunia, dan raksasa e-commerce Amazon.com Inc keduanya menguat lebih dari 4,0 persen menjelang laporan keuangan triwulanan mereka di kemudian hari.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif