Ilustrasi. FOTO: CNBC
Ilustrasi. FOTO: CNBC

JPMorgan dan Citigroup Hentikan Sumbangan Politik Usai Kerusuhan di Capitol

Ekonomi Ekonomi Amerika donald trump citi indonesia jpmorgan Penyerbuan Gedung Capitol AS
Angga Bratadharma • 12 Januari 2021 08:15
New York: JPMorgan Chase dan Citigroup menjadi di antara perusahaan keuangan besar yang akan menghentikan sumbangan komite politik. Langkah itu diambil usai pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengepung dan membuat kericuhan di Gedung Capitol Hill pada minggu lalu.
 
"JPMorgan, bank AS terbesar berdasarkan aset, menghentikan kontribusi mereka kepada Partai Republik dan Demokrat setidaknya selama enam bulan ke depan," kata Juru Bicara JPMorgan Steve O'Halloran, dilansir dari CNBC International, Selasa, 12 Januari 2021.
 
Bank yang berbasis di New York itu akan menggunakan waktu untuk mempertimbangkan kemungkinan perubahan pada strategi donasi politiknya. "Negara ini menghadapi krisis kesehatan, ekonomi, dan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Kepala Tanggung Jawab Perusahaan JPMorgan Peter Scher.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Fokus para pemimpin bisnis, pemimpin politik, dan pemimpin sipil saat ini harus lah pada mengatur dan mendapatkan bantuan bagi mereka yang sangat membutuhkannya. Akan ada banyak waktu untuk berkampanye nanti," tambahnya.
 
Dipicu oleh kerusuhan yang terjadi pada mingu lalu dengan lima orang kehilangan nyawa, beberapa perusahaan termasuk Marriott International dan grup asuransi Blue Cross Blue Shield mengatakan mereka akan berhenti memberikan donasi kepada anggota parlemen Republik yang mendukung upaya mengganggu sertifikasi kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.
 
Tidak hanya kepada Partai Republik, beberapa perusahaan tersebut juga menghentikan sumbangan ke semua anggota parlemen, setidaknya untuk sampai sekarang ini. Sedangkan perusahaan teknologi termasuk Twitter, Facebook, dan Amazon telah mengambil langkah untuk membatasi penyebaran disinformasi yang dapat memicu lebih banyak kekerasan.
 
Melalui komunikasi secara internal diungkapkan Citigroup juga menghentikan sumbangan untuk semua anggota parlemen selama kuartal pertama. "Kami tidak akan mendukung kandidat yang tidak menghormati aturan hukum," kata Candi Wolff, Kepala Urusan Pemerintahan Global Citigroup.
 
"Kami bermaksud untuk menghentikan kontribusi kami selama kuartal ini saat negara mengalami transisi kepresidenan. Mudah-mudahan muncul dari acara ini (transisi kepresidenan) untuk lebih kuat dan lebih bersatu," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif