Pandemi covid-19 turut memengaruhi industri UKM di Hollywood. Foto: Latimes
Pandemi covid-19 turut memengaruhi industri UKM di Hollywood. Foto: Latimes

UKM di Hollywood Kehilangan Pendapatan Akibat Covid-19

Ekonomi hollywood virus corona
Nia Deviyana • 26 April 2020 16:01
Hollywood: Pandemi covid-19 turut memengaruhi industri di Hollywood yang dipenuhi studio-studio besar dengan ribuan karyawan dan panggung raksasa.
 
Produksi hiburan terhenti, dan sebagian besar perusahaan harus menerima kenyataan pendapatannya hilang dalam sebulan terakhir -- kondisi yang memaksa perusahaan untuk memecat atau menawarkan cuti karyawan.
 
Mati surinya industri di Hollywood faktanya lebih pahit dirasakan kalangan industri kecil. Mereka adalah penyewa properti, katering, perusahaan penyewaan trailer, penata suara dan editor film yang sering terlibat dalam pembuatan film, acara TV, atau iklan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu perusahaan itu adalah Star Waggons, yang membangun dan menyewakan trailer khusus untuk bintang dan kru, mulai dari syuting film, serial televisi, hingga iklan dan konser. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 100 karyawan dan menghasilkan sekitar USD20 juta per tahun.
 
Tapi tahun ini situasinya sangat berbeda. Ketika perusahaan harus ditutup, CEO Jason Wagoner terpaksa memberhentikan beberapa karyawannya karena tidak ada pemasukan.
 
Saat ini Wagoner mendapatkan pinjaman usaha kecil melalui Program Perlindungan Pendapatan atau Paycheck Protection Program (PPP), yang menurutnya bisa memberikan perubahan signifikan untuk perusahaan dan karyawannya.
 
"Pinjaman itu memungkinkan kami bisa melewati jalan lain saat situasi ini - itu adalah tujuan kita," kata Wagoner yang dilansir dari CNBC International, Minggu, 26 April 2020.
 
"Kami memiliki neraca yang kuat, dan itu bagus, tetapi (pinjaman) ini memberi kami tingkat keamanan ekstra melihat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," imbuhnya.
 
Sekarang, pertanyaannya adalah bisakah Star Waggons membawa kembali beberapa karyawan yang dirumahkan itu?
 
"Kami akan mencoba untuk membawa kembali, tetapi kami tidak benar-benar yakin, akankah itu pada Mei, Juni, atau September? Kami benar-benar tidak tahu dan saya pikir ada banyak sekali gagasan," kata dia.
 
Saat ini. Wagoner mengatakan pihaknya sedang memastikan kesiapan social distancing karyawan apabila produksi dimulai kembali.
 
Namun, tidak semua industri di Hollywood mendapatkan jaring pengaman dari pinjaman PPP. The Mom and Pop Shops yang tidak mempekerjakan karyawan, tidak memenuhi syarat untuk PPP.
 
Begitu juga dengan Camille's Catering yang selama ini melayani kru, kebanyakan dari produksi film independen, mereka juga tidak bisa mendapatkan pinjaman dari Asosiasi Bisnis Kecil.
 
"Saya tidak berpikir itu (PPP) benar-benar dirancang atau dipikirkan dengan baik untuk individu, untuk freelancer, sementara ada banyak dari kita di luar sana, apakah Anda berbisnis di katering, atau apakah Anda seorang penulis, penata cahaya, penata rambut atau manikur," kata Judy Napolitano, pendiri Camille's Catering.
 
"Ada banyak pekerja individu yang tidak memenuhi syarat untuk pinjaman ini," lanjut dia.
 
Napolitano mengatakan dia dan putrinya sedang menunggu produksi dimulai lagi, sembari memikirkan tindakan pencegahan apa yang akan mereka ambil untuk memutus rantai covid-19. Misalnya mengemas makanan dalam porsi individual daripada mengeluarkan prasmanan.
 
Mereka berharap film independen yang sudah menyewa jasa mereka, dan kini terpaksa dibatalkan karena imbauan stay at home, segera bisa dijadwalkan ulang lebih cepat.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif