Ilustrasi mata uang dolar AS - - Foto: dok AFP
Ilustrasi mata uang dolar AS - - Foto: dok AFP

Dolar AS Loyo

Antara • 27 Mei 2022 07:25
New York: Mata uang dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), karena pasar mempertimbangkan kebijakan The Fed yang memperlambat pengetatan kebijakan moneternya.
 
Mengutip Antara, Jumat, 27 Mei 2022, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,206 persen pada 101,84.
 
Di tempat lain, euro naik 0,37 persen menjadi 1,0719 dolar, sementara dolar turun tipis 0,011 persen terhadap yen Jepang menjadi 127,155 yen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mata uang yang berkorelasi risiko beragam, dengan dolar Australia naik 0,08 persen pada 0,7093 dolar AS. Sementara dolar Selandia Baru turun 0,08 persen pada 0,6473 dolar AS.
 
Sterling sempat naik ke level tertinggi tiga minggu di USD1,26165 menjelang pengumuman yang diharapkan dari Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak tentang paket kebijakan atau stimulus tagihan listrik.
 
Mata uang mulai melemah setelah risalah dari pertemuan Fed Mei yang menunjukkan kenaikan 50 basis poin demi memerangi inflasi meski akan mengancam ekonomi AS.
 
"Pasar menjadi sedikit lebih optimis bahwa The Fed tidak akan terlalu agresif dengan pengetatan dan bahwa beberapa aksi jual yang telah kita lihat dengan aset-aset berisiko, khususnya ekuitas, mungkin telah berlebihan," kata analis pasar senior Ed Moya di Oanda.
 
Di pasar uang kripto, bitcoin terakhir diperdagangkan 0,17 persen lebih rendah pada USD29.459. Sementara rivalnya ether yang lebih kecil turun 4,68 persen pada USD1.850.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif