Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. FOTO: AFP
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. FOTO: AFP

Stimulus Ditarik, Bos IMF Peringatkan Ada Turbulensi Ekonomi di 2022

Angga Bratadharma • 17 Januari 2022 07:39
Washington: Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan ekonomi dunia menghadapi ketidakpastian yang lebih besar dan ada potensi turbulensi di tahun ini. Hal itu akibat melambatnya momentum pemulihan ekonomi, munculnya risiko dari inflasi, ada kemacetan rantai pasokan, hingga kerusuhan sosial yang membayangi.
 
"IMF sedang mempersiapkan potensi peningkatan permintaan untuk pinjamannya tahun ini karena bank sentral memperketat kebijakan moneter dan setelah banyak negara berkembang meningkatkan utang mereka," kata Kristalina Georgieva, dilansir dari The Business Times, Senin, 17 Januari 2022.
 
Ia menambahkan ketidakpuasan dengan dua tahun pergolakan ekonomi akibat pandemi covid-19 dapat menyebabkan kerusuhan yang lebih besar di beberapa negara. Apalagi, lanjutnya, bank-bank sentral menghadapi tindakan penyeimbangan yang rumit antara memerangi inflasi dan mendukung pemulihan ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Limpahan pengetatan kebijakan moneter di pasar negara berkembang dapat menambah bahan bakar ke api divergensi antara ekonomi maju dan berkembang. Kita harus bersiap bahwa mungkin ada lebih banyak turbulensi," tuturnya.
 
IMF tahun lalu mengalokasikan rekor cadangan USD650 miliar, yang disebut hak penarikan khusus, untuk 190 negara anggotanya guna menghadapi dampak pandemi covid-19. IMF tersebut juga mendedikasikan USD168 miliar untuk membantu 87 negara menangani pandemi.
 
"Dewan IMF akan membahas proposal untuk Resilience and Sustainability Trust untuk menyediakan pendanaan jangka panjang dengan suku bunga rendah guna membantu negara-negara mengatasi pandemi dan krisis iklim," kata Georgieva.
 
Pendanaan untuk perwalian tersebut akan datang dari negara-negara kaya yang mengalokasikan kembali sebagian dari cadangan yang mereka terima melalui penerbitan hak penarikan khusus tahun lalu. Georgieva berharap memiliki desain untuk kepercayaan pada pertemuan musim semi IMF.
 
Dia menyarankan untuk meningkatkan jumlah negara yang dicakup oleh Kerangka Kerja Bersama yang dibentuk oleh Kelompok 20 ekonomi terbesar untuk memberikan keringanan utang bagi negara-negara berkembang. "Itu akan membuatnya lebih efektif dan mengatasi keterbatasannya saat ini yang membuat hanya tiga negara yang mengajukan permintaan bantuan," tutupnya.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif